PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau yang tergabung dalam program FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) 2026 Kelurahan Perhentian Marpoyan menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan bertajuk “Satu Koin, Sejuta Harapan” di TK As Salam, Jalan Soekarno Hatta No. 213, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, pada 21 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini kepada anak-anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami, mahasiswa mengenalkan pentingnya mengelola uang sejak kecil, dimulai dari nominal yang sederhana.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa kebiasaan menabung tidak harus dimulai dengan uang dalam jumlah besar. Uang logam senilai Rp500 yang disisihkan secara rutin dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan finansial yang positif dan bermanfaat di masa depan.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta FISIP UNRI Serahkan Papan Informasi ke Kelurahan Kampung Tengah, Tutup Program dengan Lokakarya Evaluasi
Edukasi literasi keuangan dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak usia taman kanak-kanak. Materi yang disampaikan mencakup manfaat menabung, pentingnya menghargai nilai uang, hingga cara sederhana menyimpan uang menggunakan celengan.
Ketua Tim FBN Kelurahan Perhentian Marpoyan, Tania Fiolian Ariadea, mengatakan bahwa pengenalan literasi keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter anak yang hemat dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
"Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat memahami bahwa menabung bisa dimulai dari hal kecil. Satu keping uang logam Rp500 yang disimpan secara rutin dapat menjadi awal dari kebiasaan baik untuk masa depan," ujarnya.
Baca juga:Mahasiswa FISIP Berdampak Universitas Riau Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SD Aulia Cendekia Islamic School
Materi edukasi disampaikan oleh Ayudia Putri Rahmadani dan Masya Ikma Febrianti menggunakan bahasa yang sederhana serta disesuaikan dengan usia peserta. Selain menjelaskan pentingnya menabung, mereka juga memperkenalkan berbagai cara kreatif membuat celengan dari barang bekas seperti kaleng dan karton, sehingga anak-anak memahami bahwa menabung dapat dilakukan dengan cara yang sederhana sekaligus ramah lingkungan.
Mahasiswa juga menekankan bahwa setiap uang, meskipun bernilai kecil, tetap memiliki manfaat apabila dikelola dengan baik dan dikumpulkan secara konsisten. Penyampaian materi dilakukan melalui sesi tanya jawab, permainan edukatif, serta interaksi langsung yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.
Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan, hingga berbagi cerita mengenai pengalaman mereka menabung di rumah.
Sebagai bentuk motivasi untuk memulai kebiasaan menabung, setiap peserta menerima satu keping uang logam Rp500 sebagai tabungan pertama melalui konsep "Satu Koin, Sejuta Harapan". Simbol sederhana tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa kebiasaan baik selalu berawal dari langkah kecil.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Usai kegiatan edukasi, mahasiswa FBN Perhentian Marpoyan juga membagikan roti dan balon kepada seluruh anak-anak sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi mereka selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Program "Satu Koin, Sejuta Harapan" tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai pentingnya menabung, tetapi juga menjadi upaya menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Edukasi seperti ini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih bijak dalam menggunakan uang dan memiliki kesadaran finansial sejak usia anak-anak.