SMM PANEL INDO

Mahasiswa KUKERTA UNRI Sulap Ember Bekas Jadi Tong Sampah, Dorong Budaya Reuse di Desa Lubuk Jering

datariau.com
50 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Sulap Ember Bekas Jadi Tong Sampah, Dorong Budaya Reuse di Desa Lubuk Jering

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program pemanfaatan ember bekas menjadi tong sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Program yang dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendukung pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan kembali barang-barang bekas yang masih layak digunakan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KUKERTA UNRI yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi limbah rumah tangga melalui penerapan prinsip reuse atau penggunaan kembali barang bekas.

Pelaksanaan program diawali dengan pengumpulan ember-ember bekas yang diperoleh dari masyarakat maupun lingkungan sekitar desa. Ember yang masih dalam kondisi layak pakai kemudian dibersihkan secara menyeluruh sebelum dicat ulang agar tampil lebih menarik. Mahasiswa juga memberikan penanda pada setiap tong sampah sesuai dengan fungsinya sehingga mudah dikenali dan digunakan oleh masyarakat.

Baca juga:Mahasiswa FBN Universitas Riau Serahkan Tong Sampah untuk Masjid di Kelurahan Wonorejo, Dorong Budaya Pilah Sampah


Setelah proses pembuatan selesai, tong sampah hasil daur ulang tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti area fasilitas umum dan lokasi yang sering dikunjungi masyarakat. Keberadaan tong sampah tersebut diharapkan mampu mendorong kebiasaan membuang sampah pada tempatnya sekaligus mengurangi sampah yang berserakan di lingkungan desa.

Selain menyediakan sarana pembuangan sampah, program ini juga menjadi media edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang masih memiliki nilai guna. Mahasiswa KUKERTA UNRI ingin menunjukkan bahwa barang yang dianggap tidak terpakai masih dapat diolah menjadi fasilitas yang bermanfaat apabila dikelola dengan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua KUKERTA UNRI Desa Lubuk Jering, M. Zakky Wanna Seises, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Gelar Penyuluhan Pembuatan Tong Sampah: Wujudkan Desa Karya Indah Bersih dan Sehat


Menurutnya, pemanfaatan ember bekas menjadi tong sampah tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah yang terbuang, tetapi juga menjadi langkah sederhana dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Pemanfaatan ember bekas menjadi tong sampah merupakan inovasi sederhana yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kami berharap fasilitas yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat Desa Lubuk Jering," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya bergantung pada tersedianya fasilitas, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakannya secara konsisten. Oleh karena itu, mahasiswa mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah disediakan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Program ini juga menjadi wujud implementasi semangat pembangunan berkelanjutan melalui pengurangan limbah dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Dengan memanfaatkan barang bekas, mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis
: M. Zakky Wanna Saises
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)