SEI KIJANG, datariau.com - Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Abdurrab di Kelurahan Sei Kijang tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan akademik, tetapi juga melalui keterlibatan dalam aktivitas keagamaan masyarakat.
Salah satu bentuk pengabdian tersebut diwujudkan dengan mendampingi anak-anak belajar mengaji sekaligus mendorong kembali aktifnya kegiatan keagamaan di mushola yang ada di lingkungan Kelurahan Sei Kijang.
Kegiatan mengajar mengaji menjadi bagian dari program pengabdian KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab yang menyasar anak-anak sebagai generasi penerus. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan pembelajaran Al-Qur’an mulai dari mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki bacaan, menghafal doa-doa sehari-hari hingga memahami dasar-dasar keagamaan.
Suasana pembelajaran berlangsung dalam suasana akrab dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias mengikuti proses belajar serta berinteraksi dengan mahasiswa KKN.
Para mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Pendekatan tersebut dilakukan agar anak-anak tidak merasa terbebani ketika belajar mengaji dan semakin termotivasi untuk datang ke mushola.
Bagi KKN Kelompok 30, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas mengajar mengaji. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali fungsi mushola sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan dan kebersamaan masyarakat.
Mushola diharapkan tidak hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi ruang yang ramah bagi anak-anak untuk belajar, berkumpul dan membangun interaksi positif bersama teman sebaya, pengurus mushola, masyarakat maupun mahasiswa KKN.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 30 berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Selain memberikan manfaat bagi anak-anak, kegiatan mengaji juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat Kelurahan Sei Kijang.
“Mengabdi bukan hanya tentang hadir di tengah masyarakat, tetapi juga tentang memberikan manfaat dan meninggalkan pengalaman yang berarti,” kata Rivani Anugrah, selaku Ketua KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab.
Meski terlihat sederhana, kegiatan mengajar mengaji memiliki makna yang besar. Interaksi yang terbangun selama proses pembelajaran diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus mendorong mereka untuk terus belajar dan mencintai kegiatan keagamaan.
KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab juga berharap aktivitas mengaji di mushola dapat terus berjalan secara rutin meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.
Keberlanjutan kegiatan tersebut tentunya membutuhkan dukungan dari masyarakat dan pengurus mushola. Dengan adanya dukungan bersama, aktivitas keagamaan yang telah kembali digerakkan selama masa KKN diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi kegiatan rutin bagi anak-anak di Kelurahan Sei Kijang.
Melalui semangat “Mengabdi, Berkarya, Berdampak”, KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab berkomitmen menjadikan setiap program kerja sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Mengajar mengaji dan menghidupkan kembali aktivitas mushola menjadi salah satu langkah kecil yang diharapkan mampu memberikan dampak besar dalam membentuk generasi muda Kelurahan Sei Kijang yang berilmu, berakhlak dan memiliki semangat kebersamaan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Dari sebuah mushola, dari kegiatan mengaji dan dari interaksi sederhana bersama anak-anak, dapat tumbuh harapan untuk membangun generasi yang lebih baik.***