KUKERTA UNRI Bangun Ekosistem TOGA Digital di Kampung Baru Dumai, Luncurkan Website Teras Herbal

datariau.com
164 view
KUKERTA UNRI Bangun Ekosistem TOGA Digital di Kampung Baru Dumai, Luncurkan Website Teras Herbal

DUMAI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 yang bertugas di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, berhasil merealisasikan program unggulan Taman Obat Keluarga (TOGA) yang terintegrasi dengan teknologi digital. Program tersebut ditutup dengan kegiatan sosialisasi pemanfaatan TOGA sekaligus peluncuran website "Teras Herbal" pada Sabtu (25/7/2026).

Program ini diawali pada 3 Juli 2026 dengan penanaman lebih dari 80 bibit tanaman obat ke dalam polibag. Empat jenis tanaman herbal yang dibudidayakan yakni jahe, jahe merah, kunyit, dan kencur, dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki biaya perawatan yang rendah, serta dikenal luas manfaatnya bagi kesehatan.

Seluruh bibit kemudian dipersiapkan untuk didistribusikan ke enam posyandu yang melayani 13 RT di Kelurahan Kampung Baru, yaitu Posyandu Mekar Setaman, Kemuning, Seruni, Flamboyan, Kenanga, dan Mawar.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Hadirkan Kebun TOGA Berbasis QR Code di Desa Banjar Benai, Dukung Kesehatan dan Ketahanan Pangan Keluarga


Setiap posyandu menerima 12 bibit tanaman yang telah dilengkapi label informasi berisi nama lokal, nama ilmiah, manfaat tanaman, serta QR Code yang terhubung langsung dengan website "Teras Herbal". Kehadiran label tersebut diharapkan menjadi media edukasi bagi masyarakat yang berkunjung ke posyandu.

Sebagai lokasi percontohan, tim KUKERTA menetapkan Posyandu Mekar Setaman di RT 01 sebagai pusat pengembangan taman TOGA. Lokasi ini dipilih karena berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan Kantor Kelurahan Kampung Baru sehingga diharapkan menjadi pusat edukasi kesehatan berbasis tanaman herbal bagi masyarakat.

Pada 24 Juli 2026, mahasiswa mulai mendistribusikan bibit ke lima posyandu lainnya, yakni Kemuning, Seruni, Flamboyan, Kenanga, dan Mawar. Setelah proses distribusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyelesaian taman TOGA percontohan di Posyandu Mekar Setaman melalui pengecatan area taman dan penanaman bibit hingga seluruh fasilitas dinyatakan rampung.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Taman TOGA di Pasar Baru Baserah, Dorong Hidup Sehat Berbasis Tanaman Herbal


Distribusi tanaman tersebut juga dirangkaikan dengan serah terima resmi kepada kader posyandu yang nantinya bertanggung jawab mengelola TOGA di masing-masing lokasi. Dengan demikian, keberlanjutan program tetap terjamin meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) melalui sosialisasi pemanfaatan TOGA yang diikuti sebanyak 28 kader posyandu dari enam posyandu di Kelurahan Kampung Baru. Kegiatan yang dilaksanakan di kediaman salah seorang kader posyandu itu disisipkan dalam agenda wirid rutin para kader.

Sosialisasi dibuka oleh Ketua Tim KUKERTA Kelurahan Kampung Baru, Syachrul Ramadhan. Materi kemudian disampaikan oleh Meisya Putri Andina dari Jurusan Administrasi Publik dan Wilisia Sarumaha dari Jurusan Pendidikan Ekonomi.

Baca juga:Mahasiswa FBN Universitas Riau Tanam dan Beri Label TOGA di RW 15 Mentangor, Dorong Budaya Hidup Sehat


Dalam pemaparannya, kedua narasumber menjelaskan mengenai pengertian TOGA, manfaat tanaman herbal, tujuan pengembangan TOGA, hingga tata cara pemanfaatannya secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu sesi yang menjadi perhatian peserta adalah peluncuran website "Teras Herbal" yang dipresentasikan langsung oleh Syachrul Ramadhan, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika. Platform digital tersebut dikembangkan sepenuhnya oleh tim KUKERTA sebagai katalog tanaman herbal sekaligus media edukasi masyarakat.

Website tersebut memuat informasi mengenai jenis-jenis tanaman herbal, kepengurusan TOGA, buku panduan perawatan tanaman, serta terintegrasi dengan QR Code yang terpasang pada setiap label tanaman di seluruh posyandu. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi tanaman herbal secara praktis kapan saja.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Kemandirian Masyarakat Teluk Pambang Melalui Budidaya TOGA dan Pupuk Organik


Ketua Tim KUKERTA Kelurahan Kampung Baru, Syachrul Ramadhan, mengatakan program ini dirancang agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Kami ingin program ini meninggalkan sesuatu yang nyata dan bisa terus hidup setelah kami pergi. Dengan adanya TOGA di setiap posyandu, label yang informatif, dan website Teras Herbal yang bisa diakses kapan saja, kami berharap para kader dan warga Kampung Baru semakin percaya diri memanfaatkan tanaman herbal untuk menjaga kesehatan keluarga mereka," ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan mulai dari penanaman bibit, pembangunan taman percontohan, distribusi tanaman ke enam posyandu, serah terima pengelolaan kepada kader, sosialisasi, hingga peluncuran website, tim KUKERTA berhasil membangun ekosistem TOGA yang tidak hanya berbasis fisik, tetapi juga digital dan edukatif.

Penulis
: Siti Rahmah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)