BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau 2024 di Desa Sepotong Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis mengadakan program pelatihan serta praktek langsung, Sekolah Peduli Alam yang meliputi pembuatan Ecoprint Totebag. Pelatihan serta praktek langsung ini diadakan di posko Kukerta MBKM pada Sabtu (27/7/2024).
Program ini menjadi sarana pemberdayaan sekaligus pelatihan serta praktek langsung yang dihadiri oleh 31 orang anak dari forum anak beserta siswa-siswi sekolah dasar. Dalam rangka meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak, mahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau bekerja sama dengan Forum Anak mengadakan pelatihan pembuatan ecoprint totebag yang didukung penuh oleh dosen pembimbing lapangan Rina Susanti SSos MSi.
Pelatihan serta praktek ini berlangsung baik dan penuh semangat, peserta pelatihan sangat antusias untuk belajar teknik ecoprint pada totebag. Serta pelatihan ini akan dilakukan sekali lagi pada 30 Juli 2024 di Sekolah Dasar (SD).
Teknik ecoprint ini menggunakan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk mencetak pola pada kain, sehingga ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan pewarna kimia berbahaya.
Koordinator kegiatan, Anjelika Karolina menyampaikan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan sejak dini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat lebih memahami pentingnya menjaga alam dan mengurangi sampah plastik dengan cara yang kreatif dan peduli terhadap lingkungan,” terangnya kepada datariau.com melalui rilis, Senin (29/7/2024).
Para mahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau yang terdiri dari 11 orang yaitu Anjelika Karolina, Rafli Nanda Utama, Dhea Anastasya Putri Faye, Nadia Dwi Putri, Melda Agustin, Aurelia Marsha, Mita Apriliani, Nivandra Zulfa Maftukhah, Irni Puspita Sari, Fitra Ayu Lestari, dan Adinda Mulya.
Mereka berpartisipasi bergabung dalam kegiatan ini memberikan bimbingan dan pendampingan kepada anak-anak dalam proses pembuatan ecoprint totebag, mulai dari memilih bahan alami, menyediakan berbagai macam dedaunan, hingga mencetak dan memotif tersebut hingga terlihat menarik. Anak-anak pun tampak sangat antusias dan gembira bisa berkreasi dengan cara yang unik dan ramah lingkungan.
Salah satu peserta dari forum anak, Vikri Miftahul Rohman (17 tahun) mengekspresikan kegembiraannya melalui kegiatan ini sehingga ia dapat lebih mengenal cara melestarikan lingkungan.
Selain mengajarkan teknik ecoprint, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya daur ulang dan mengurangi penggunaan sampah plastik. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak bisa lebih lagi peduli lingkungan di rumah dan lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk orang tua dan pihak sekolah. Mereka mengharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menumbuhkan generasi muda yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan alam.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau bersama Forum Anak dan juga anak-anak SD menunjukkan kontribusi dalam mendukung pendidikan lingkungan dan keberlanjutan melalui cara-cara kreatif dan edukatif. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk turut serta dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. ***