SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 49 menggelar pelatihan pemanfaatan limbah plastik menjadi paving block di Kampung Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap persoalan limbah plastik yang terdapat di lingkungan masyarakat Kampung Sabak Permai. Limbah plastik yang dihasilkan dari berbagai aktivitas sehari-hari dinilai perlu dikelola dengan baik agar tidak hanya menjadi sampah yang mencemari lingkungan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 49 mengajak masyarakat untuk melihat limbah plastik dari sisi yang berbeda, yakni sebagai material yang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Juara 2 Porkam Futsal Antar Dusun di Desa Sabak Permai
Kegiatan mengusung slogan “Mengubah Limbah Menjadi Manfaat, Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan”. Slogan tersebut menjadi semangat utama dalam pelaksanaan pelatihan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah, khususnya limbah plastik.
Pelatihan ini melibatkan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 49 bersama Ketua Bapekam Kampung Sabak Permai Agus, S.Pd., kepala dusun, masyarakat atau warga RW 003 Kampung Sabak Permai, serta tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah plastik. Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung pembuatan paving block berbahan limbah plastik.
Baca juga:Peningkatan UMKM, Mahasiswa KKN UMRI Bantu Pembuatan Spanduk Keripik Tempe 3 Putri Desa Sabak Permai
Mahasiswa KKN bersama warga terlibat dalam proses praktik tersebut. Keterlibatan secara langsung diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengolah limbah yang ada di lingkungan sekitar.
Selain memperkenalkan alternatif pemanfaatan sampah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Masyarakat mengikuti proses pelatihan dan praktik bersama mahasiswa, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama mengenai pengelolaan limbah plastik.
Baca juga:KKN UMRI Kenalkan Magic Tea Sejuta Manfaat Kepada Warga Sabak Permai
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 49 berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Sabak Permai. Warga diharapkan semakin memahami pentingnya memilah dan mengelola sampah serta mampu melihat peluang pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam mengurangi limbah plastik sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” demikian semangat yang dibawa mahasiswa KKN UMRI Kelompok 49 melalui kegiatan tersebut.