SMM PANEL INDO

KKN UMRI 152 Kenalkan Seni Ecoprint kepada Anak TK di Pasa Harau Art & Culture Festival 2026

datariau.com
102 view
KKN UMRI 152 Kenalkan Seni Ecoprint kepada Anak TK di Pasa Harau Art & Culture Festival 2026
Foto: Ist.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 152 Nagari Harau berkolaborasi dengan TK Permata Bunda menggelar workshop seni ecoprint pada Sabtu (1/8/2026).

HARAU, datariau.com - Semangat melestarikan seni sekaligus menjaga lingkungan hidup terasa kental dalam rangkaian Pasa Harau Art & Culture Festival 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 152 Nagari Harau berkolaborasi dengan TK Permata Bunda menggelar workshop seni ecoprint pada Sabtu (1/8/2026).

Mengusung tema “Pemanfaatan Alam Harau Menjadi Karya Seni Ramah Lingkungan”, kegiatan tersebut diikuti anak-anak TK Permata Bunda. Didampingi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 152, para peserta diajak mengenal sekaligus memanfaatkan berbagai bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menghasilkan karya seni.

Dalam workshop tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan daun, bunga, dan material alami lainnya yang dapat digunakan untuk menciptakan motif pada kain melalui teknik ecoprint. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berekspresi dan berkreasi secara langsung.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 75 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying Bersama Murid SDN 014 Pulau Binjai


Ketua Kelompok KKN UMRI 152, Muhammad Said Abraar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk memperkenalkan potensi alam Harau kepada generasi sejak usia dini.

“Jadi kami ingin anak-anak sejak dini kenal dengan alam Harau. Daunnya, bunganya, semua bisa jadi karya seni yang indah tanpa bahan kimia. Ini juga sebagai bentuk edukasi cinta lingkungan,” ujar Muhammad Said Abraar saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, ecoprint dipilih karena memiliki nilai edukasi yang kuat. Selain mengajarkan kreativitas, teknik tersebut juga mengajak anak-anak memahami bahwa lingkungan di sekitar mereka dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya seni yang bernilai.

Baca juga:Tingkatkan Minat Baca Pelajar, KKN UMRI Kelompok 22 Resmikan Lentera Literasi di Desa Jati Mulya


Keunikan kegiatan ini semakin terlihat ketika seluruh hasil karya kain ecoprint yang dibuat oleh anak-anak TK Permata Bunda tidak berhenti sebagai hasil workshop. Tim KKN UMRI 152 kemudian mengolah dan memanfaatkannya sebagai pajangan serta backdrop untuk stan KKN UMRI 152 di area Pasa Harau Art & Culture Festival 2026.

Dengan demikian, karya anak-anak tersebut menjadi bagian dari kemeriahan festival sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas sederhana yang lahir dari lingkungan sekitar dapat memiliki nilai estetika dan menjadi bagian dari kegiatan budaya masyarakat.

“Kami senang, hasil karya anak-anak sekarang menjadi salah satu bagian dari acara kami. Artinya mereka juga ikut memeriahkan festival ini,” ujar salah satu koordinator Pasa Harau Art & Culture Festival 2026.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 69 Ajak Siswa SDN 014 Pulau Rengas Jadi Teman Baik, Bukan Pembully


Guru TK Permata Bunda, Reni, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UMRI yang menghadirkan kegiatan kreatif berbasis lingkungan tersebut. Menurutnya, workshop ecoprint memberikan pengalaman baru bagi anak-anak untuk belajar dan berekspresi dengan memanfaatkan bahan yang ada di alam.

“Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ecoprint ini. Anak-anak bisa belajar langsung dengan mengenal alam secara langsung, ditambah dukungan dan bantuan dari teman-teman KKN UMRI,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak. Pembelajaran melalui praktik secara langsung dinilai dapat membuat anak lebih mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus menumbuhkan keberanian dalam berkarya.

Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah


Pasa Harau Art & Culture Festival 2026 sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk mempromosikan potensi seni, budaya, dan wisata yang terdapat di Nagari Harau. Festival tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, pelaku UMKM, seniman, komunitas, dan berbagai pihak untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas.

Kehadiran karya ecoprint dari anak-anak TK Permata Bunda menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang mempertemukan unsur pendidikan, seni, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan. Karya tersebut juga diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung festival sekaligus memberikan edukasi mengenai produk kreatif yang memanfaatkan bahan-bahan alami.

Festival yang berlangsung selama tiga hari itu turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari pameran UMKM, pertunjukan seni, hingga workshop kreatif lainnya. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan potensi Nagari Harau sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengembangan seni dan budaya lokal.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 152, kolaborasi bersama TK Permata Bunda dalam workshop ecoprint menjadi salah satu bentuk pengabdian yang diharapkan dapat meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat Nagari Harau.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)