SMM PANEL INDO

KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Melayu Riau di Kelurahan Sei Kijang

datariau.com
25 view
KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Melayu Riau di Kelurahan Sei Kijang
Foto: Ist.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Abdurrab turut menghadiri kegiatan Pengukuhan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang dilaksanakan di Kelurahan Sei Kijang.

SEI KIJANG, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Abdurrab turut menghadiri kegiatan Pengukuhan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang dilaksanakan di Kelurahan Sei Kijang.

Rivani Anugrah, selaku Ketua KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab, menyampaikan bahwa, kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Selain mendukung kegiatan kemasyarakatan, momen tersebut juga dimanfaatkan mahasiswa untuk mempererat silaturahmi dengan tokoh adat, perangkat kelurahan, dan masyarakat setempat.

Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat keberadaan serta peran lembaga adat di tengah kehidupan masyarakat.

Lembaga Adat Melayu Riau memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, serta meneruskan nilai-nilai adat dan budaya Melayu kepada generasi berikutnya. Keberadaan lembaga adat juga menjadi bagian penting dalam mempertahankan identitas dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.

"Bagi mahasiswa KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab, keterlibatan dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung untuk mengenal lebih dekat adat, tradisi, serta nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat Kelurahan Sei Kijang," ungkap Rivani Anugrah.

Selama menjalankan program pengabdian, mahasiswa KKN tidak hanya dituntut untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan maupun pemberdayaan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu beradaptasi dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Keterlibatan dalam kegiatan adat menjadi salah satu pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik dan ekonomi. Pelestarian budaya, penguatan nilai sosial, serta pemeliharaan identitas masyarakat juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan.

Melalui momentum tersebut, KKN Kelompok 30 turut menumbuhkan semangat untuk menjaga kebudayaan Melayu agar tetap dikenal, dipahami, dan dihargai oleh generasi muda.

Nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, sopan santun, musyawarah, serta penghormatan terhadap adat merupakan warisan sosial yang dinilai penting untuk terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Kegiatan pengukuhan LAMR juga menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan berbagai unsur masyarakat. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis selama pelaksanaan program KKN di Kelurahan Sei Kijang.

Bagi generasi muda, termasuk mahasiswa, mengenal dan terlibat dalam kegiatan adat merupakan langkah sederhana namun berarti dalam upaya menjaga warisan budaya. Dengan memahami budaya daerah, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga mampu berperan sebagai bagian dari pelestarian budaya di tengah perubahan zaman.

KKN Kelompok 30 Universitas Abdurrab mengusung semangat “Mengabdi, Berkarya, Berdampak”. Semangat tersebut diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan adat, budaya, sosial, dan kemasyarakatan.

Kehadiran mahasiswa dalam pengukuhan Lembaga Adat Melayu Riau di Kelurahan Sei Kijang menjadi salah satu bentuk nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap pelestarian budaya dan penguatan kebersamaan.

Sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah kelurahan, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga nilai-nilai budaya Melayu agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Dengan demikian, kegiatan KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program kerja yang dijalankan mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial, adat, dan budaya masyarakat secara langsung.***

Penulis
: Rivani Anugrah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)