KJFD Pembangunan Berkelanjutan dan Kearifan Lokal FISIP Universitas Riau Rencanakan Penggalian Potensi dan Sumber Kesejahteraan Suku Anak Rawa di Kabupaten Siak

datariau.com
1.261 view
KJFD Pembangunan Berkelanjutan dan Kearifan Lokal FISIP Universitas Riau Rencanakan Penggalian Potensi dan Sumber Kesejahteraan Suku Anak Rawa di Kabupaten Siak

DATARIAU.COM - Bertajuk Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sumber Dana PNBP FISIP UNRI Tahun 2024, KJFD Pembangunan Berkelanjutan dan Kearifan Lokal yang diketuai oleh Dr T Romi Marnelly SSos MSi dengan anggota Prof Dr Rd Siti Sofro Sidiq MSi, Dra Indrawati MSi, Mita Rosaliza SSos MSoc Sc, Muhammad Ihsan SPdI MSi dan Mochammad Lathif Amin MPhil akan melakukan penggalian potensi serta penguatan kelembagaan UMKM di Kampung Penyengat, Kabupaten Siak.

Dalam kegiatan tersebut fokus utamanya adalah Suku Anak Rawa yang merupakan satu diantara Indigenous people ciri khas Riau. Kegiatan mencakup penelitian komprehensif tentang sumber daya alam yang dimiliki oleh Suku Anak Rawa, termasuk potensi ekonomi dari ekosistem rawa, perikanan, kehutanan dan pertanian.

Selain itu, KJFD juga akan fokus pada pemetaan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang dinilai memiliki nilai strategis dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

"Suku Anak Rawa merupakan salah satu ciri khas Riau. Di sekitar mereka banyak potensi alam maupun sosial budaya yang dapat menjadi sumber kesejahteraan. Inilah yang akan menjadi fokus kami dalam rangkaian penelitian maupun pengabdian tahun 2024," ucap Dr T Romi Marnelly, Ketua KJFD, Jumat (6/9/2024).

Dalam kegiatan ini, nantinya akan melibatkan stakeholder terkait diantaranya Dinas Sosial Kabupaten Siak, Pemerintah dan kelembagaan adat di Kampung Penyengat, mahasiswa serta alumni Sosiologi.

Pelibatan tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang tepat dan berkelanjutan pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya.

“Kerjasama antar stakeholder ini penting agar penggalian potensi bisa dilakukan optimal serta terpetakan peluang-peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan Suku Anak Rawa, sembari tetap mempertahankan identitas budaya, keunikan dan kearifan lokal yang dimiliki,” tambah Prof Dr Rd Siti Sofro Sidiq MSi, Anggota KJFD yang expert bidang Masyarakat Adat serta Pemberdayaan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)