SMM PANEL INDO

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, KKN UMRI Kelompok 12 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 09 Teluk Merempan

datariau.com
119 view
Ciptakan Sekolah Ramah Anak, KKN UMRI Kelompok 12 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 09 Teluk Merempan

SIAK, datariau.com - Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan menggelar sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan di SDN 09 Teluk Merempan, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying sekaligus menanamkan pentingnya sikap saling menghargai, menghormati, dan menjaga perasaan sesama teman di lingkungan sekolah.

Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu Farisya Zeiniola dan Sintya Rindi Utami. Para siswa disambut dengan hangat dan diperkenalkan dengan tujuan serta rangkaian kegiatan sosialisasi yang akan dilaksanakan.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 24 Tanamkan Kebiasaan Menabung Sejak Dini kepada Siswa SDN 14 Delima Jaya


Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN Kelompok 12 UMRI menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik. Perundungan juga dapat dilakukan melalui perkataan maupun tindakan sosial yang dapat menyakiti perasaan orang lain.

Beberapa bentuk bullying yang diperkenalkan kepada para siswa di antaranya memukul, mengejek, memberikan julukan yang menyakitkan, hingga mengucilkan teman dari lingkungan pergaulan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Diva Arifal Adha dan Fefri Hidayat. Keduanya mengajak para siswa memahami berbagai dampak bullying terhadap korban, terutama terhadap kondisi psikologis, rasa percaya diri, serta kenyamanan dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 19 Laksanakan Program Penghijauan di Kampung Teluk Merbau


Selain mengenali bentuk-bentuk perundungan, para siswa juga diajak menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap teman. Mahasiswa KKN menekankan pentingnya keberanian untuk berbicara atau speak up ketika mengalami maupun menyaksikan tindakan bullying.

Para siswa juga diingatkan agar tidak memilih diam ketika melihat perundungan terjadi. Mereka dapat melaporkan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya sehingga permasalahan dapat ditangani dengan tepat.

Agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film pendek edukatif berjudul "Terlambat". Film tersebut mengisahkan perjuangan seorang siswi yang tetap memiliki semangat untuk menuntut ilmu meskipun menghadapi berbagai kesulitan.

Baca juga:Mahasiswa KKN Kelompok 149 UMRI Sosialisasikan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga di Desa Lambang Sari


Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk berbagi cerita sekaligus menyampaikan pemahaman mereka mengenai bullying.

Sesi diskusi tersebut berlangsung cukup interaktif. Para siswa diajak memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Sebuah perkataan atau tindakan yang dianggap sepele dapat memberikan dampak terhadap perasaan, mental, dan kepercayaan diri seseorang.

Momen menarik terjadi pada penghujung kegiatan ketika seluruh siswa SDN 09 Teluk Merempan berdiri bersama untuk mengikrarkan janji anti-bullying.

Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah


"Saya berjanji tidak akan membully temanku lagi."

Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama para siswa untuk menolak segala bentuk perundungan serta membangun hubungan pertemanan yang lebih positif dan saling menghargai di lingkungan sekolah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang dikoordinasikan oleh Hayatun Nufus. Momen tersebut menjadi dokumentasi kebersamaan mahasiswa KKN Kelompok 12 UMRI bersama para siswa SDN 09 Teluk Merempan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Kelompok 12 UMRI berharap edukasi mengenai bahaya bullying tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau

Penulis
: Muhammad Jamil Ikhsan Harahap, Sitha Nuhriyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)