BOGOR, datariau.com - Melanjutkan kerjasama dalam Bidang Pendidikan, Pengajaran, Pengembangan Potensi Daerah, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian kepada masyarakat, Pemkab Siak kembali melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Tazkia.
MoU ini ditandatangani langsung oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Rektor Institut Tazkia Dr Ardhariksa Zukhruf Kurniulloh, M.Med.Kom disaksikan oleh Menteri Perdagangan RI Dr (Hc) H Zulkifli Hasan SE MM dan Guru Besar Institut Tazkia Prof Dr Muhammad Syafii Antonio M.Ec.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Rektor Institut Tazkia Bogor, yang telah bekerjasama dengan baik selama ini dalam pengiriman beasiswa," ucap Alfedri.
Saat ini, sambungnya, ada 96 mahasiswa asal Kabupaten Siak yang sedang menempuh pendidikan di Institut Tazkia Bogor.
"Semoga anak-anak Siak ini akan menjadi anak-anak yang berilmu, unggul, hafiz Al-Qur’an, menjadi seorang enterpreneur, berbakti kepada negeri khusus Kabupaten Siak kedepannya," harap Bupati Siak itu, di Auditorium Al-Hambra, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (9/2/2023).
Selain menandatangani MoU, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi juga menghadiri acara Penetapan Prof Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec, sebagai Guru Besar dalam disiplin Ilmu Ekonomi Syariah di Institut Tazkia.
"Atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan selamat atas pengukuhan Prof Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec, sebagai Guru Besar Institut Tazkia. Semoga ilmunya berkah menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua," ucap Alfedri.
Rektor Institut Tazkia Dr. Ardhariksa Zukhruf Kurniulloh, M.Med.Kom mengucapkan terimakasih telah memilih Institut Tazkia, untuk melanjutkan program pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, yang telah memilih Institut Tazkia menjadi salah satu tempat untuk melanjutkan program pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak Kabupaten Siak," kata Rektor Institut Tazkia.
Selain itu, Ardhariksa Zukhruf Kurniulloh juga berharap kepada para mahasiswa/i agar nantinya bisa berbakti kepada daerah, khususnya daerah masing-masing.
"Di kampus ini insyaallah tidak hanya mencetak hafiz preneur saja, tapi harapannya bisa kembali ke daerah masing-masing untuk berkontribusi dalam pembangunan Daerah," harapnya.(***)
BOGOR, datariau.com - Melanjutkan kerjasama dalam Bidang Pendidikan, Pengajaran, Pengembangan Potensi Daerah, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian kepada masyarakat, Pemkab Siak kembali melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Tazkia.
MoU ini ditandatangani langsung oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Rektor Institut Tazkia Dr Ardhariksa Zukhruf Kurniulloh, M.Med.Kom disaksikan oleh Menteri Perdagangan RI Dr (Hc) H Zulkifli Hasan SE MM dan Guru Besar Institut Tazkia Prof Dr Muhammad Syafii Antonio M.Ec.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Rektor Institut Tazkia Bogor, yang telah bekerjasama dengan baik selama ini dalam pengiriman beasiswa," ucap Alfedri.
Saat ini, sambungnya, ada 96 mahasiswa asal Kabupaten Siak yang sedang menempuh pendidikan di Institut Tazkia Bogor.
"Semoga anak-anak Siak ini akan menjadi anak-anak yang berilmu, unggul, hafiz Al-Qur’an, menjadi seorang enterpreneur, berbakti kepada negeri khusus Kabupaten Siak kedepannya," harap Bupati Siak itu, di Auditorium Al-Hambra, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (9/2/2023).
Selain menandatangani MoU, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi juga menghadiri acara Penetapan Prof Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec, sebagai Guru Besar dalam disiplin Ilmu Ekonomi Syariah di Institut Tazkia.
"Atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan selamat atas pengukuhan Prof Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec, sebagai Guru Besar Institut Tazkia. Semoga ilmunya berkah menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua," ucap Alfedri.
Rektor Institut Tazkia Dr. Ardhariksa Zukhruf Kurniulloh, M.Med.Kom mengucapkan terimakasih telah memilih Institut Tazkia, untuk melanjutkan program pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, yang telah memilih Institut Tazkia menjadi salah satu tempat untuk melanjutkan program pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak Kabupaten Siak," kata Rektor Institut Tazkia.
Selain itu, Ardhariksa Zukhruf Kurniulloh juga berharap kepada para mahasiswa/i agar nantinya bisa berbakti kepada daerah, khususnya daerah masing-masing.
"Di kampus ini insyaallah tidak hanya mencetak hafiz preneur saja, tapi harapannya bisa kembali ke daerah masing-masing untuk berkontribusi dalam pembangunan Daerah," harapnya.(***)