Manfaatkan Limbah Pertanian, Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasikan Pembuatan Briket

Bambang
564 view
Manfaatkan Limbah Pertanian, Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasikan Pembuatan Briket
ist
Mahasiswa Kukerta Unri melakukan sosialisasi cara pembuatan briket
PULAU BIRANDANG, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dari Universitas Riau (Unri) yang ditempatkan di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kampar melakukan sosialisasi inovasi limbah pertanian menggunakan sekam padi menjadi arang briket. Sosialisasi ini ditujukan untuk para petani dan siswa SMAN 2 Kampar Timur.

Briket sendiri merupakan bahan bakar alternatif berupa blok padat yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Kali ini, mahasiswa Unri itu membuat briket biomassa dengan menggunakan sekam padi. Arang briket ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam hal memasak maupun memanggang, dan bermanfaat bagi pendaki gunung sebagai pengganti kompor.

Kegiatan yang mengangkat tema "Inovasi Sekam Padi sebagai Potensi Agribisnis Baru", ini dilaksanakan di aula kantor Desa Pulau Birandang. Para mahasiswa
menjelaskan tata cara pembuatan briket, manfaat briket, peluang usaha untuk menghasilkan nilai jual serta strategi pemasaran briketnya.

"Tujuan pembuatan briket ini sekaligus mengurangi dampak dari limbah sekam padi yang awalnya hanya terbuang percuma dan tidak banyak bernilai rupiah. Kali ini bisa dikembangkan menjadi briket yang dapat memicu perekonomian warga agar lebih baik lagi," terang Koordinator Desa (Kordes) tim Kukerta Unri, Khobar Bahari dalam sambutannya, Jumat (2/8/2019).

Khobar berharap siswa SMAN 2 Kampar Timur dapat mengembangkan briket ini. "Manfaatkanlah dan lakukan penelitian pada inovasi teknologi terbarukan ini karena briket telah dikembangkan dalam skala laboratorium sebagai bahan bakar terbarukan untuk pengganti minyak bumi," ujarnya.

Tak hanya itu, para mahasiswa juga membuat satu kemasan arang briket yang sudah siap pakai dan menjadi barang yang bisa dijual sebagai bentuk simbolis pergerakan usaha arang briket di Desa Pulau Birandang. Peluang usaha penjualan briket ini dikatakan Khobar sangat besar dikarenakan di Provinsi Riau sendiri sangat sedikit yang memproduksi bahan bakar tersebut.

Kepala Desa Pulau Birandang Darlisman sangat mendukung kegiatan penuh manfaat ini.  Inovasi tersebut, tambahnya, untuk menunjang tiga kelompok tani yang ada di Desa Pulau Birandang agar dapat memanfaatkan limbah pertanian menjadi nilai jual. Ia juga berharap agar mahasiswa dapat membuat buku panduan pembuatan briket untuk kelompok tani didaerahnya.(rls)

Penulis
: Bambang
Editor
: bambang
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)