Malam Puncak Helat Kenduri Teater Tradisi Sumatera Getarkan Panggung Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru

datariau.com
1.839 view
Malam Puncak Helat Kenduri Teater Tradisi Sumatera Getarkan Panggung Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru
Thalia Miranda Sarosa
Suasana malam puncak dengan kemeriahan foto bersama.

PEKANBARU, datariau.com - Pada 23 Oktober 2017 merupakan hari jadinya Sanggar Latah Tuah yang ke-21 tahun. Malam puncak Kenduri Teater Tradisi Sumatera 2017 berjalan sukses dan menggetarkan panggung Anjung Seni Idrus Tintin (Purna MTQ Pekanbaru).

Acara yang berlangsung sejak 19-23 Oktober 2017 ini telah berjalan lancar dengan dihiasi penampilan-penampilan menakjubkan dari berbagai kelompok Teater se-Sumatera.

Dimana yang sudah diketahui bahwa tujuan acara ini adalah untuk mengembangkan dan menghindari dari rasa kegelisahan tradisi daerah yang sekarang biasa didengar tradisi kuno, yang mana tradisi lama hampir punah atau hilang.

Di malam puncak tersebut Latah Tuah yang sekaligus menjadi tuan rumah ini memberikan hiburan yang tak kalah menariknya dengan Teater "Peterakna Episode Buang Asmara" yang sangat mengharukan.

Pemberian pelakat dan penghargaan yang diwakilkan oleh Pembina Sanggar Latah Tuah yang biasa disapa ayah Ade dan ayah Ubaydillah kepada perwakilan para kelompok Teater se-Sumatera tersebut.

"Saya sangat terkesan pada acara kami kali ini, dimana saya sangat berterimakasih dan kagum dengan teman-teman kelompok Teater se-Sumatera yang telah hadir dan ikut berpartisipasi memeriahkan acara ini," ujar salah satu anggota Latah Tuah yang telah diwawancarai pada malam puncak itu.

Anak sanggar Latah Tuah melepaskan kebahagiaannya dengan penuh rasa syukur dan berfoto bersama.

Acara berakhir dengan rasa terharu dan lega dengan diberi kejutan kembali dengan adanya doorprize-doorprize yang telah dijanjikan oleh sanggar Latah Tuah.

Walaupun mereka hanya sebagai mahasiswa, tetapi mereka penuh semangat untuk mengembangkan karya-karya anak bangsa dan tidak lupa untuk tetap mencintai dan menghargai budaya-budayanya, dimana pepatah mengatakan "dimana bumi dipijak di situlah langit dijunjung".

Penulis
: Thalia Miranda Sarosa
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)