Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasi Biopori Dalam Penanggulangan Banjir

Datariau.com
428 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasi Biopori Dalam Penanggulangan Banjir

KUANSING, datariau.com - Mahasiswa kuliah kerja nyata (KUKERTA) Universitas Riau mensosialisasikan warga Kampung Baru Timur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing tentang teknologi tepat guna biopori, Jumat, 16 Agustus 2019 di Kantor Desa Kampung Baru Timur.


Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh kepala desa , perangkat desa, kelompok tani, dan juga tokoh- tokoh desa yang sangat antusias adanya sosialisasi ini. Dan selaku panitia acara mahasiswa unri kukerta kampung baru timur.


"Biopori adalah metode lubang resapan alternatif untuk menyerap air hujan bertujuan untuk mengatasi masalah banjir," ungkap salah satu mahasiswi kukerta Kampung Baru Timur Maya Susanti jurusan manajemen fakultas ekonomi dan bisnis.


Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat Kampung Baru Timur dapat memahami suatu teknologi alternatif untuk mengurangi potensi banjir di daerah dan juga bisa membuat pupuk dari bahan organik dari lubang biopori tersebut.

Kemudian, bahan sisa dapur atau bahan organik bisa menjadi pupuk karna adanya pelapukan di dalam lubang resapan biopori tersebut. Normalnya bahan organik yang berubah menjadi pupuk karna pelapukan dari zat hara dalam tanah di dalam lubang resapan biopori tersebut dapat diambil satu kali dalam tiga bulan dan dapat di implementasikan sebagai pupuk yang bagus bagi perkebunan.

"Karna rata-rata masyarakat kampung baru timur bekerja disektor pertanian berupa sawit dan karet. Hal ini dapat mempermudah memperoleh pupuk yang terjamin dan bebas dari bahan kimia berbahaya, dan ramah lingkungan," ujar mahasiswa hukum muhammad hafizh yang juga selaku kordinator kecamatan kukerta unri di Kecamatan Cerenti.


Selanjutnya sosialisasi ini dapat diterapkan oleh masyarakat di kawasan rumah atau kawasan perkebunan milik warga, karna konsep dari sosialisasi ini adalah suatu yang bermanfaat bagi masyarakat atau suatu teknologi tepat guna. 


"Besar harapan kami sosialisasi ini diterapkan oleh masyarakat, karna ini juga untuk kebaikan masyarakat, sedia payung sebelum hujan , jangan kena bencana dulu baru cari jalan keluarnya, sebisanya kita harus antisipasi dulu," tangkas Pandi Rahman selaku kordinator desa kukerta kampung baru timur. ((rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)