PINGGIR, datariau.com - Pemerintah Desa Sungai Meranti Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis melakukan pelatihan Usaha Kecil Menengah (UKM) bekerjasama dengan Mahasiswa KKN UIN Suska Riau, sebagai salah satu pemateri dan Mahasiswa Muhammadiyah Riau.
Kegiatan ini bertempat di aula kantor desa Sungai Meranti dari pukul 09.00-15.30 Wib, Kamis (1/8/2019). Acara dihadiri oleh Camat Pinggir Toharudin, sekaligus membuka acara tersebut.
Pada kegiatan ini juga diisi oleh narasumber dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bengkalis.
Pada sesi sambutan dari pihak desa dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Desa Slamet, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan nawacita dari Kades Basma Adam Lubis yang menginginkan pertumbuhan ekonomi masyarakat lebih produktif di era perkembangan zaman, kegiatan ini akan terus dipantau dan dievaluasi demi berkembangnya UKM yang ada di Desa Sungai Meranti.
Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Toharudin selaku Camat kecamatan Pinggir mengatakan, kegiatan ini merupakan trobosan yang patut diapresiasi dan menjadi contoh dari desa-desa yang ada di lingkungan Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis.
"Karena kegiatan ini sangat diperlukan bagi masyarakat awam untuk mengetahui bagaimana mengembangkan setiap potensi yang ada di daerah menjadi usaha lokal yang sangat diminati dan menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat. Jangan sampai disini saja, Pemdes harus terus memantau dan melanjutkan kegiatan ini secara berkala agar masyarakat benar benar paham dalam mengembangkan usaha," pintanya.
Kegiatan didiawali narasumber Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis (Disperindag) dengan pemaparan mengenai Pemasaran dan Pengemasan Produk UKM. Dalam materinya dijelaskan bagaimana masyarakat nanti dalam mengelola surat izin usaha, membuat kemasan yang menjadi daya tarik, bagaimana menjalin kerjasama agar berkembangnya usaha masyarakat.
Pada sesi materi kedua diisi oleh Mahasiswa KKN UIN Suska Riau, dalam hal ini diisi Ketua tim KKN (Kordes) Ahmad Afrizal, mengenai Pemasaran Produk Melalui Digital (Media Sosial).
"Perkembangan ekonomi tidak lagi melihat perkembangan pasar yang ada di daerah setempat, melainkan perkembangan pasar di berbagai penjuru daerah sudah bisa digapai dengan menggunakan media sosial. Kenapa begitu? banyak dari perusahaan sekarang meraup untung dari melebarkan daerah pasarnya ke daerah lain dengan cara melakukan promosi dengan media sosial," terangnya.
Dalam materinya, Afrizal menjelaskan bahwa aktivitas masyarakat sekarang lebih cenderung di media sosial, istirahat sebentar dari kerjaan buka handphone cek facebook, instagram, whatsapp, youtube, dan lain sebagiannya.
Hal ini yang menjadi pokok pemikirannya agar masyarakat bisa mempromosikan produk usaha dengan menggunakan aplikasi media sosial yang ada ke dunia luar, agar meluaskan cangkupan pasar.
Pada kesempatan ini Afrizal memberikan penjelasan mengenai pemahaman menggunakan media sosial tersebut agar tercapainya target yang diinginkan.
Pada sesi materi terakhir diisi oleh Mahasiswa KKN UMRI Shalsabila mengenai administrasi pemasaran. (rls)