Kurikulum Kampus Akan Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar

datariau.com
1.335 view
Kurikulum Kampus Akan Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar
Ilustrasi

JAKARTA, datariau.com - Presiden Joko Widodo sempat mengkritik jurusan di kampus-kampus yang dinilainya tidak menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar. Jurusan di SMK juga dikritik Jokowi karena hanya itu-itu saja sejak dahulu, padahal zaman sudah jauh berubah.

Menanggapi kritik tersebut, Menristek Dikti M Nasir menyebut, kritikan Jokowi benar adanya. Pihaknya siap memperkaya konten kurikulum untuk disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

"Pasti ada (perubahan) lebih ke kontennya, nama mata kuliahnya sama tapi kontennya yang berubah. Saya nanti minta ke dirjen, kurikulum berubah anytime sesuai dengan kebutuhan, tapi diputuskan dari senat," tutur Nasir di sela-sela acara seminar dengan tema 'Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal Berbasis Outcomes' di Hotel Aryaduta, Makasar, Selasa (8/8).

Nasir menjelaskan, Indonesia memang membutuhkan jurusan-jurusan baru sesuai kebutuhan pasar. Sejauh ini, kebutuhan tersebut diakomodir dalam jurusan yang ada.

"Contoh Presiden menyampaikan masalah manajemen logistik, kita sudah kembangkan manajemen logistik. Di jurusan manajemen logistik itu kan ada pemasaran, ada sumber daya, operation, untuk menjadi operational manajemen berarti harus ke manajemen," bebernya.

Begitu juga dengan jurusan hukum, teknik, dan beberapa ilmu lain yang memiliki banyak turunan. Pihaknya akan memperkaya ilmu-ilmu turunan itu agar lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

"Presiden menyampaikan bagaimana sekarang hyperloop itu kan memindahkan dari satu ke tempat lain dengan pesawat, sekarang hyperloop ini bisa lebih cepat dengan pesawat," kata Nasir.

"Jadi sesuai dari arahan presiden ini harus di rekonstruksi tentang program studi. Jadi ini semua saya dorong adaptif dengan perubahan," imbuhnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)