Kuliah Umum bersama Jendral Gatot Nurmantyo di UIN Suska Riau Berlangsung Sukses

datariau.com
2.299 view
Kuliah Umum bersama Jendral Gatot Nurmantyo di UIN Suska Riau Berlangsung Sukses
Riska Ridhayanti
Suasana kuliah umum.

PEKANBARU, datariau.com - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bersama Komando Resor Militer (Korem) 031/Wira Bima, telah sukses menyelenggarakan kuliah umum dengan pemateri Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo, pada Rabu 5 April 2017. Acara juga dilaksanakan atas kerjasama dengan Rektorat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Acara yang diadakan di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau dihadiri oleh pelajar dari tingkat SMA sederajat, mahasiswa dan para undangan. Peserta mulai memadati gedung PKM UIN Suska Riau sejak pukul 09.00 WIB. Sebelum memasuki gedung acara, peserta harus melakukan registrasi dan pemeriksaan barang bawaan.

Antusiasme peserta yang menghadiri kuliah sangat tinggi. Kursi yang disediakan oleh panitia tidak dapat menampung jumlah peserta yang membludak. Banyak peserta yang berdiri bahakan duduk di luar tenda atau di sekeliling gedung acara. Panitia memperkirakan peserta sekitar 7.000 orang.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tiba di UIN Suska Riau pukul 12.10 WIB.  Beliau didampingi langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Rektor UIN Suska Riau, Munzir Hitami dan disambut meriah doleh peserta yang hadir.

Acara kuliah umum diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Dosen UIN Suska Riau Khoirunnas. Kemudian pembacaan do'a oleh Ketua KAHMI Riau M Fahal dan dilanjutkan penyampaian materi kuliah umum oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Gatot menyampaikan materi tentang “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Modal Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang”. Menurutnya, saat ini di dunia terjadi kompetisi global.

“Persaingan ini berasal dari sebuah teori yaitu Teori Malthus (1798) yang mengatakan bahwa percepatan jumlah penduduk seperti deret ukur dan ketersediaan pangan menjadi deret hitung. Apabila suatu saat tidak terkontrol maka akan terjadi populasi lebih tinggi dari ketersediaan pangan dan itu sangat berbahaya,” ungkapnya.

Gatot juga mengingatkan, bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, wilayah, ekonomi, warna kulit, jenis rambut, tapi masih tetap utuh.

"Tujuh langkah Indonesia untuk menguasai negara-negara itu, antara lain, bagaimana cara menghancurkan ekonominya, bagaimana melemahkan ketahanan pangan, film-film yang menghancurkan moral rakyat, fashion dan pernah terjadi industri seks, pesta miras, serta membuat pertentangan, paham-paham radikal, separatisme," urainya.

Acara kuliah umum berakhir dengan ditandatanganinya sertifikat kuliah umum Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, didampingi Kepala Staf Angkatan Darat, Gubernur Riau, Rektor UIN Suska Riau dan Koordinator KAHMI Riau.

**Penulis merupakan mahasiswi Jurnalistik UIN Suska Riau.

Penulis
: Riska Ridhayanti
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)