Hari Pohon Sedunia, Mahasiswa UR Saksikan Gundulnya Pepohonan di Arboretum Kampus

datariau.com
2.503 view
Hari Pohon Sedunia, Mahasiswa UR Saksikan Gundulnya Pepohonan di Arboretum Kampus
Ist.

PEKANBARU, datariau.com - Peringatan hari pohon sedunia yang jatuh tepat pada tanggal 21 November kemarin, para mahasiswa Universitas Riau "memperingatinya" dengan menyaksikan penggundulan pepohonan yang ada di Arboretum.

Arboretum yang ada di dalam kawasan Universitas Riau ini dibuka lahan hutannya sehingga habis dan tandus tidak ada pohon satupun. Arboretum yang memiliki luasan sekitar 10 Ha tersebut telah mulai berkurang sejak dibangunnya Ecoedupark Universitas Riau. Bukannya semakin menghijaukan kawasan kampus akan tetapi malah menghabisi kawasan berhutan yang ada di dalam lingkungan Universitas Riau.

Menurut mahasiswa yang ada dan melihat proses pembukaan lahan tersebut, dibukanya kawasan Arboretum Universitas Riau ini sesuai dengan jalur dari EcoEduPark Universitas Riau dan Bumi Perkemahan Universitas Riau.

"Kemanakah satwa-satwa penghuni kawasan yang dibuka tersebut pindah. Jadi kalau nanti ada satwa yang tiba-tiba ikut belajar di dalam kelas, mereka tidak salah. Karena rumah mereka sudah dihancurkan," kata mahasiswa Jurusan Kehutanan asal Madura, Shobar kepada datariau.com melalui rilisnya, Rabu (22/11/2017).

Dikatakannya, banyak mahasiswa yang mengecewakan tindakan dari para pimpinan Universitas yang tanpa mempertimbangan betul-betul membuka kawasan hutan yang menjadi suatu kebanggaan mahasiswa Universitas Riau ini, baik untuk mengadakan suatu kegiatan kampus ataupun mengadakan kegiatan praktikum.

Bahkan, Arboretum Universitas Riau ini kebanggaan masyarakat sekitarnya. Sebab, pada hari-hari tertentu masyarakat banyak yang berada di sekitar kawasan Arboretum Universitas Riau untuk sekedar bermanja dari suasana padatnya kota Pekanbaru.

"Seharusnya pihak kampus merayakan hari pohon sedunia yang bermanfaat demi mewujudkan misi kampus yakni UR menuju Akreditasi A tidak dengan cara pembukaan lahan seperti ini. Bahkan pada tanggal 28 November nanti akan ada hari menanam pohon, pihak kampus lebih baik tidak membuka kawasan berhutan yang ada di lingkungan kampus tetapi membiarkan pohon-pohon tersebut ada, sehingga kawasan berhutanyang ada di lingkungan kampus tetap utuh," katanya.

"Akan tetapi apabila hal tersebut untuk memperluas kawasan ecoedupark maka tidak pantas bagi pihak kampus untuk menebang dan meratakan pohon-pohon yang ada. Justru hal yang bagus sebenarnya untuk membiarkan pohon-pohon yang ada untuk tetap tumbuh, bukan malah membuka kawasan berhutan yang ada," pungkasnya.

Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)