Begini Cara Guru Konsultan Dompet Dhuafa Wujudkan Anak Cerdas dan Sholeh

datariau.com
935 view
Begini Cara Guru Konsultan Dompet Dhuafa Wujudkan Anak Cerdas dan Sholeh
Ist.
Foto bersama usai acara.

MERANTI, datariau.com - Mendidik sejatinya adalah menyiapkan generasi untuk 20 hingga 30 tahun ke depan. Oleh karena itu, mengajar di sekolah bukan sekedar agar anak bisa membaca, lancar menulis dan pandai berhitung saja.

Lebih dari itu, mendidik adalah menanamkan karakter kokoh nan shaleh disamping membiasakan anak berpikir dan bersikap cerdas. Karena hal itu juga, perkara mendidik tidak bisa jika hanya dilakukan oleh guru saja. Perlu adanya kerja sama antara penanggung jawab sekaligus pelaku pendidikan. Perlu adanya sinergi antara keluarga, sekolah dan masyarakat setempat.

Sabtu, 30 Juli 2016, Guru Konsultan Ma'mal Pendidikan Dompet Dhuafa Penempatan Riau melaksanakan Parenting Tahap 2 dengan tema “Mewujudkan Anak Cerdas dan Shaleh” di sekolah filial SDN 12 Sokop, Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Riau tepatnya di Dusun Bandaraya.

Pelaksanaan parenting ini merupakan lanjutan dari parenting tahap 1 yang telah dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2016 lalu yang mengangkat tema “Sinergi antara Sekolah dan Orang Tua Siswa”. Pelaksanaan parenting ini adalah misi untuk membangun sinergi antara orang tua, sekolah dan masyarakat.

GK-DD dalam hal penyampaian materi, memaparkan beberapa hal penting diantaranya tentang profil anak seperti apa yang diharapkan orang tua, karakter anak cerdas dan shaleh serta bagaimana sebagai orang tua berusaha selalu menjadi teladan juga dengan cara menjadi anak yang shaleh. Karena setiap manusia adalah seorang anak baik dengan orang tua yang masih lengkap maupun yatim atau piatu.

Pelaksanaan parenting tersebut dihadiri oleh 25 orang tua siswa, perangkat dusun serta guru yang bertanggung jawab terhadap sekolah lokal jauh SDN 12 Sokop. Selain itu, kegiatan ini dihadiri juga oleh Koordinator PKPU bidang pendidikan yang didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Riau Bidang Humas yang kebetulan sedang melaksanakan survey lokasi untuk penempatan dua orang guru dari PKPU.

Usai pelaksanaan parenting oleh GK-DD dilanjutkan pula dengan pemaparan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sekolah (PPMBS) dalam hal ini adalah penyampaian pentingnya Komite Sekolah berserta peranannya sekaligus pemilihan pengurus Komite Sekolah Lokal jauh SDN 12 Sokop.

Komite Sekolah untuk pertama kalinya telah dibentuk di Dusun Bandaraya, sokop. Harapannya, melalui komite sekolah ini masyarakat dapat menjalankan perannya sebagai penanggung jawab sekaligus pelaku pendidikan. Semoga ke depannya Komite sekolah dapat ikut mempertimbangkan sekaligus mengawasi pelaksanaan kebijakan sekolah demi terwujudnya sekolah yang dicita-citakan. (rls)

Penulis
: Kitty Andriany
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)