SMM PANEL INDO

Permudah Transaksi Usaha, Kelompok 18 KKN Desa Merangkai Dampingi UMKM Gunakan QRIS Berbasis Dompet Digital

datariau.com
128 view
 Permudah Transaksi Usaha, Kelompok 18 KKN Desa Merangkai Dampingi UMKM Gunakan QRIS Berbasis Dompet Digital
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18 mendorong digitalisasi transaksi UMKM di Desa Merangkai melalui program pembuatan QRIS.

DESA MERANGKAI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 18 mendorong digitalisasi transaksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Merangkai melalui program pembuatan dan pendampingan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) berbasis dompet digital atau e-wallet.

Program kerja tersebut diinisiasi oleh Mairoza dan Olivia Rayani selaku penanggung jawab (PJ). Kegiatan ini dirancang untuk membantu para pedagang lokal menerima pembayaran secara nontunai dengan lebih mudah, termasuk bagi pelaku usaha yang belum memiliki rekening bank konvensional.

Ketua Kelompok 18 KKN, Ahmad Gunawan Dalimunthe, mengatakan pemanfaatan dompet digital menjadi salah satu solusi praktis untuk mendukung digitalisasi transaksi UMKM di tingkat desa.

“Sebagian pedagang di Desa Merangkai belum memiliki rekening bank, namun sudah terbiasa menggunakan ponsel pintar. Lewat integrasi dompet digital ke QRIS, transaksi jadi lebih fleksibel, praktis, dan instan,” ungkapnya.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 36 Dorong Digitalisasi UMKM Desa Tasik Seminai melalui Pemanfaatan QRIS


Menurutnya, penggunaan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penjual maupun pembeli. Pelaku UMKM tidak perlu lagi menyediakan uang kembalian dalam jumlah banyak, sementara konsumen dapat melakukan pembayaran menggunakan metode nontunai yang sudah mereka miliki.

Dalam pelaksanaannya, Mairoza dan Olivia Rayani tidak hanya membantu proses pembuatan QRIS, tetapi juga memberikan pendampingan secara langsung kepada para pelaku usaha.

Pendampingan tersebut meliputi pendaftaran akun dompet digital bisnis, proses verifikasi identitas, pencetakan stiker atau standee QRIS, hingga edukasi mengenai tata cara mencairkan saldo dan memantau riwayat transaksi harian.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 1 Kenalkan Sistem Pembayaran Non-Tunai QRIS untuk UMKM Merempan Hulu


Mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya memastikan setiap transaksi telah benar-benar masuk ke akun sebelum barang diserahkan kepada pembeli. Edukasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap modus penipuan menggunakan bukti transfer palsu.

Kelompok 18 KKN turut mendampingi pemilik toko dalam memahami penggunaan QRIS berbasis dompet digital agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.

Dengan hadirnya QRIS berbasis dompet digital, pelaku UMKM di Desa Merangkai kini memiliki alternatif pembayaran yang lebih praktis dan efisien. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan transaksi sekaligus mendorong UMKM desa untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi keuangan.

Baca juga:KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi UMKM Desa Petala Bumi Lewat Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan QRIS


Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UMRI dalam memberikan edukasi dan solusi sederhana yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung transformasi digital sektor UMKM di Desa Merangkai.***

Penulis
: Mairoza
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)