Syamsuar: Setiap Kampung Harus Punya Produk Unggulan

datariau.com
1.058 view
Syamsuar: Setiap Kampung Harus Punya Produk Unggulan
Hermansyah
Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nur Huda Kelurahan Mempura Kabupaten Siak.

MEMPURA, datariau.com - Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nur Huda Kelurahan Mempura Kabupaten Siak, Senin (29/5/2017) kemarin. Dimana dalam penyampaian tersebut Bupati Siak berharap setiap kampung harus punya produk unggulan.

"Saat ini, kita berkewajiban untuk menjaga keamanan daerah, dan tidak terpengaruh terhadap isu-isu negatif yang berkembang belakangan ini," kata Bupati Siak Syamsuar di hadapan jamaah Masjid Nur Huda Kelurahan Mempura, Senin (29/5/2017) malam.

Lebih lanjutnya ia katakan, diminta untuk memperkuat kerukunan umat beragama, dan meningkatkan persaudaraan antar sesama. Dua poin itu mengawali sambutan Safari Ramadhan Perdana Bupati Siak Syamsuar di kecamatan Mempura.

Syamsuar menceritakan, saat dirinya bersama Wabup Alfedri dan seluruh Bupati/Walikota se Indonesia, mengikuti orientasi kepemimpinan di Jakarta, mereka diberi pembekalan oleh Mendagri, Panglima TNI, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Masih kata Syamsuar, pihaknya diminta agar setiap Desa/Kampung memiliki produk unggulan. Bagi yang sudah ada, bisa fokus untuk mengembangkan produk unggulannya. "Seperti di Kelurahan Mempura ini, terkenal dengan duriannya atau sempedas ikan patin lauk berbuka kita tadi, kan bisa saja kita buat," sebut Syamsuar.

Selain menetapkan produk unggulan, jelas Syamsuar, kampung juga didorong untuk mendirikan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam). Karena, dana kampung melalui BUMKam dapat menjadi Stimulus pembangunan di daerah.

“BUMKam itu dibikin supaya dana desa/kampung suatu saat bukan menjadi sumber utama pembangunan kampung. Sumber utamanya yakni kampung mempunyai sarana ekonomi sendiri yang bisa membuat kampung itu mandiri secara finansial dan membuka lapangan kerja,” ungkapnya.

Sementara Kabupaten Siak sejak tahun 2012 sudahmembuat BUMkam, bahkan sudah ada kampung yang menjadi percontohan di Riau. Kampung Seminai Kecamatan Kerinci Kanan telah berhasil mengelola Dana Kampung dari Rp 500 juta menjadi Rp 6 milyar.

Selanjutnya prioritas dana desa/kampung, bisa digunakan untuk membuat embung air atau infrastruktur sumber air, yang berguna untuk Pertanian dan Perikanan. “Kalau desa punya embung, petani akan mampu meningkatkan panennya dalam setahun. Sehingga produktifitas akan meningkat," ujarnya.

Selain itu, Syamsuar juga menyinggung pembangunan Tugu Kemerdekaan di depan Istana itu. Ia katakan, tujuannya adalah untuk mengingatkan anak-anak Siak, anak-anak Riau bahkan Indonesia, agar tahu perjuangan dari Sultan Siak tersebut.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)