Pesta Rakyat Usai Pelantikan Walikota Pekanbaru Dinilai Mubazir

datariau.com
1.926 view
Pesta Rakyat Usai Pelantikan Walikota Pekanbaru Dinilai Mubazir
doc.
Firdaus MT saat mencoblos dalam Pilkada Pekanbaru kemarin.

PEKANBARU, datariau.com - Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru akan menggelar pesta rakyat pasca pelantikan Firdaus ST MT dan Ayat Cahyadi sebagai walikota dan wakil walikota Pekanbaru mendapat kritikan dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Pekanbaru, Dabson, kegiatan pesta rakyat yang akan digelar Pemko itu termasuk perbuatan mubazir, tak ada guna.

"Tak patut ada pesta rakyat pasca pelantikan walikota Pekanbaru mendatang. Itu perbuatan mubazir karena berapa pula dana yang dihabiskan untuk pesta itu. Mending dananya digunakan untuk hal yang lebih berguna bagi masyarakat," kata Dabson.

Dilanjutkan Dabson, terpilih dan dilantiknya pemimpin baru bagi warga Pekanbaru bukan untuk digirang-girangkan.

"Cobalah lihat suri tauladan nabi dan para sahabat nabi. Mereka diberi amanah menjadi pemimpin bukan malah bikin pesta, tapi mereka langsung istighfar dan mohon perlindungan Allah. Ini kok malah dibuat pesta-pesta segala," tegas Dabson.

Oleh sebab itu, Dabson berharap Pemko Pekanbaru segera membatalkan pesta rakyat tersebut. Dan kalau memang harus dibuat juga kumpul-kumpul pasca pelantikan walikota, lebih baik itu diganti dengan acara doa bersama, bukan pesta rakyat.

"Selagi masih ada waktu, lebih baik format pesta rakyat diganti saja dengan doa bersama. Itu lebih baik. Apalagi sebentar lagi mau masuk bulan suci Ramadhan," kata mahasiswa UIN Suska Riau ini.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru berencana menggelar pesta rakyat pasca pelantikan Firdaus-Ayat pada Senin (22/5/2017) mendatang di GOR Remaja Pekanbaru. Dan tak tanggung-tanggung, 6000 undangan sudah disiapkan untuk pesta rakyat tersebut.

Editor
: Adi
Sumber
: Cakaplah.com
Tag:Mubazir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)