Perekonomian Warga Terpuruk, Bupati Diminta Tunda Beli Mobil Dinas Baru dan Renovasi Kantor

datariau.com
1.108 view
Perekonomian Warga Terpuruk, Bupati Diminta Tunda Beli Mobil Dinas Baru dan Renovasi Kantor
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Kodisi perekonomian di Kabupaten Inhu saat ini memprihatinkan. Warga pun berharap perhatian bupati dan segera melaksanakan pembangunan di tengah masyarakat.

"Ndak terasa sudah 8 bulan pak Yopi jadi bupati kita, tapi kok perekonomian semakin memburuk begini. Sementara kabarnya pak Bupati dan pejabat di Inhu tengah membeli mobil dinas baru, bagusnya jangan begitu," kata seorang warga Maridiandi saat bincang-bincang di Inhu, Sabtu (8/10/2016).

Memang, dengan tidak adanya program pemerintah yang berjalan, maka perputaran uang pun sangat lambat. Dimana, sampai akhir tahun ini tidak ada satupun proyek di SKPD yang berjalan, membuat krisis di mana-mana.

Bupati Inhu H Yopi Arianto SE menjadi Bupati Indragiri Hulu berpasangan dengan H Khairizal dari partai PDIP. Menurut masyarakat, sejak pasangan ini dilantik tepatnya pada bulan Februari 2016, hingga kini belum ada terlihat geliat pembangunan yang membanggakan.

"Saat ini harga sawit dan karet pun terus turun, sedangkan harga Sembako semakin naik dan pengangguran di Inhu semakin meningkat, apa ini yang disebut sejahterakan masyarakat ataupun sukses dalam kepemimpinan," papar Maridiandi.

Maridiandi juga menyayangkan adanya kabar bahwa Pemda Inhu membeli mobil dinas dengan harga miliaran rupiah dan renovasi kantor Bupati, membuat masyarakat semakin sedih dengan kebijakan pemerintah seakan tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

"Seharusnya sebagai pemimpin dapat menilai mana yang harus lebih didahulukan atau diutamakan, membeli mobil dinas, renovasi kantor atau membantu ekonomi rakyat, kalau menurut orang kecil seperti saya Bupati dan Kabinetnya seharusnya utamakan ekonomi rakyat, bukan mobil dinas dan renovasi kantor, karena fasilitas yang lama masih layak dipakai," pinta Maridiandi.

Hal yang sama juga disampaikan Iwan, warga Air Molek. Semenjak anjloknya perekonomian di Inhu maka tindak kejahatan pun semakin meningkat.

"Tingkat kejahatan semakin meningkat, semua ini disebabkan karena banyaknya pengangguran. Pengangguran ini disebabkan tidak adanya kegiatan dari Pemda itu sendiri, bayangkan sudah masuk bulan Oktober proyek dari SKPD belum ada yang dimulai. Coba kalau sudah mulai pasti banyak warga yang kerja dan tidak akan melakukan kejahatan seperti pencurian seperti yang baru-baru ini ditangkap oleh polisi," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)