Meski Minat Masyarakat Pendonor Kurang, Stok Darah di PMI Kota Pekanbaru Masih Aman

datariau.com
1.753 view
Meski Minat Masyarakat Pendonor Kurang, Stok Darah di PMI Kota Pekanbaru Masih Aman
Myus
Kegiatan donor darah di PMI Kota Pekanbaru, tampak AHY sedang cek tensi darah.

PEKANBARU, datariau.com - Aktivitas kegiatan donor darah bagi masyarakat kota Pekanbaru tergolong rendah, sebab sesuai dengan jumlah penduduk kota Pekanbaru yang hampir 1 juta jiwa lebih tidak sebanding dengan masyarakat yang melakukan donor darah. Untuk bulan September kemarin saja, jumlah masyarakat yang melakukan donor darah sebanyak 3.202 kantong. Hal ini diungkapkan oleh ketua PMI Kota Pekanbaru melalui Sekretaris PMI Kota Pekanbaru, Zulkifli S.

 

Untuk bulan September 2017 ini, jumlah pendonor darah sebanyak 3.202 kantong, dengan dibagi dengan kelompok umur, yakni umur 18 tahun sebanyak 12 kantong, umur 18-24 tahun sebanyak 829 kantong, 25-44 tahun sebanyak 1.709 kantong, umur 45-59 tahun sebanyak 624 kantong, umur 66 tahun sebanyak 28 kantong. 

 

"Sedangkan untuk donor pengganti sebanyak 170 kantong. Sedangkan jenis kelamin yang banyak melakukan donor darah adalah kaum laki-laki dengan jumlah 2.558 dan kaum perempuan sebanyak 644 orang," ujar Zulkifli kepada wartawan, Selasa (7/11/2017).

 

Untuk kebutuhan darah di kota Pekanbaru saat ini, lanjutnya, sudah tercukupi, persentase dengan jumlah penduduk kota Pekanbaru memang tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang melakukan donor darah.

 

"Adapun jenis darah yang sulit didapatkan adalah golongan darah A-B, karena golongan darah A-B jumlahnya sedikit. Untuk golongan A hanya 873 kantong, untuk golongan darah B hanya 861 kantong. Kalau golongan darah O Positif lebih banyak yakni sudah mencapai 1.219 kantong.  Namun jumlah golongan darah yang paling sedikit adalah golongan AB yakni hanya 230 kantong," terang Zulkifli.

 

Selama ini, lanjutnya, PMI terus melakukan kegiatan sosialisasi agar masyarakat dengan kerendahan hatinya mau melakukan donor darah.  

 

"Bahkan kita dari PMI Kota Pekanbaru rutin turun ke lapangan setiap Minggu di titik-titik keramaian. Bahkan baru-baru ini kita melakukan donor darah di Universitas UIN Suska Panam. Dengan kegiatan rutin yang kami lakukan, Insya Allah, jumlah pendonor semakin meningkat," ungkap Zulkifli.

 

Sejauh ini, jumlah yang sedikit melakukan donor adalah ASN ketimbang pihak swasta. "Inikan aneh yang terjadi, seharusnyakan yang banyak melakukan kegiatan donor itu adalah pihak ANS,  karena jumlah ASN ini lebih banyak ketimbang pihak swasta  dan jumlah masyarakat umum.  Kita akui,  yang banyak melakukan kegiatan donor darah adalah pihak swasta,  Ormas atau partai politik," ujar Zulkifli.

 

"Sejauh ini,  darah donor yang kita terima dari pendonor ada juga yang tidak bisa kita berikan atau kita pergunakan oleh pihak yang membutuhkan,  sebab darah tersebut masih ada beberapa kendalanya, seperti,  rendahnya HB atau dibawa 12,5 gram  atau darahnya beresiko tinggi," ujar Zulkifli.

 

"Sejauh ini,  bagi pihak yang membutuhkan darah ke PMI Kota Pekanbaru, memang kita kasih dan kita bantu,  tetapi bantuan tersebut bukan sembarang kasih,  kita punya aturan tersendiri dalam memberikan darah kepada yang membutuhkan,  seperti kita terlebih dahulu menelpon dokter terkait,  apakah benar sekeluarga pasien membutuhkan golongan darah tertentu atau tidak.  Kalau keputusan dokter itu iya, maka kita berikan, tetapi kalau tidak maka darah yang dibutuhkan tidak kita berikan. Artinya pengambilan darah atau membutuhkan darah harus ada surat rujukan dari dokter," ujar Zulkifli.

 

"Kedepan kita berharap kepada pemerintah kota Pekanbaru dan masyarakat agar peduli serta mau melakukan donor darah, minimal Tiga bulan sekali.  Memang banyak keuntungan bila kita sudah melakukan donor darah  ini, pertama darah kita bersih dan normal kembali.  Kedua,  kita tidak mudah diserang penyakit. Ketiga,  kondisi tubuh kita semakin sehat. Tetapi kalau kita tidak pernah donor tentu saja banyak penyakit yang akan datang," pungkas Zulkifli.

 

Sementara itu,  Wan Agusti Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Gerindra Kota Pekanbaru mengatakan, kegiatan donor darah rutin dilakukannya minimal 6 bulan sekali di partai. Kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan sosial yang perlu melibatkan semua pengurus partai dan masyarakat.

 

"Artinya kegiatan donor darah yang kami lakukan adalah untuk membantu saudara kita yang membutuhkan darah," punkgasnya.

Penulis
: Myus
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)