BANGKINANG KOTA, datariau.com - Menyikapi banyaknya informasi tentang penculikan anak melalui media sosial oleh sumber yang tidak jelas dan cenderung meresahkan masyarakat, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.
"Untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat bahwa tidak semua informasi yang di-share di media sosial itu benar, di zaman yang serba canggih ini semua orang dapat dengan mudah menyebarkan informasi melalui media sosial dengan perangkat sederhana sesuai keinginan atau kepentingannya," kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK, Selasa (21/3/2017).
"Untuk itu kita juga harus bijak menyikapi setiap informasi yang diterima, jangan langsung percaya apalagi turut menyebarkan informasi yang belum jelas dan diragukan kebenarannya."
Sebagai orangtua yang memiliki anak, kata Kapolres, memang wajar bila kuatir terhadap anak maupun anggota keluarga lain yang dalam tanggung jawabnya asalkan tidak terlalu posesif atau berlebihan.
"Berikut disampaian beberapa tip yang perlu diketahui dan diajarkan kepada anak untuk mencegah atau mengantisipasi hal-hal negatif terhadap anak yang dikutip dari berbagai sumber," sebut Kapolres.
1. Ajarkan anak tentang cara menolak secara halus ajakan atau tawaran orang yang dia kenal maupun tidak dikenal jika ditawari benda ataupun makanan dengan mengucapkan "terima kasih, maaf saya tidak boleh kemana-mana (ketika diajak pergi)", dan lainnya. Karena dari beberapa kejadian cara menawarkan makanan atau mainan kesukaan anak-anak sering dijadikan sebagai modus.
2. Ajarkan dan biasakan anak untuk meminta izin kepada orangtuanya saat dirumah dan kepada gurunya saat di sekolah saat akan pergi atau ada keperluan.
3. Ajarkan anak untuk menghindar atau lari dari orang yang mencoba berbuat sesuatu yang tidak baik pada anak ataupun berteriak dan mencari pertolongan.
4. Tingkatkan pengawasan saat membawa anak ketempat keramaian serta ajarkan anak untuk menghubungi petugas keamanan baik Satpam atau polisi bila terpisah saat berada ditempat keramaian.
5. Jangan lupa ajari anak mengenali nama orang tua serta anggota keluarga lainnya dan menghapalkan nomor telepon yang harus dihubungi bila terpisah dari keluarganya.
"Cara-cara di atas dapat diadopsi sebagai langkah pencegahan atau antisipasi terhadap pelaku penculikan maupun tindak kejahatan terhadap anak," jelas Kapolres.
Terakhir Kapolres menyampaikan bahwa aparat Kepolisian setiap saat siap melayani masyarakat yang membutuhkan.
"Jadi jangan sungkan untuk berkoordinasi maupun minta bantuan kepada aparat Kepolisian karena kami adalah pelayanan masyarakat," ungkap Kapolres Kampar mengakhiri himbauannya.