Kelurahan Tanah Merah Jadi Percontohan Pengembangan Usaha Bayam Merah Dengan Pola NFT Organik

Admin
1.017 view
Kelurahan Tanah Merah Jadi Percontohan Pengembangan Usaha Bayam Merah Dengan Pola NFT Organik
Heri
UPTD Pertanian Pasir Penyu sampaikan sambutan saat pelatihan.

RENGAT, datariau.com - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikulutra gelar Pelatihan dan Pratek pengembangan usah bayam merah dengan pola nutrisi film teknis (NFT) Organik dan kegiatan penerapan informasi teknologi dan pengembangan agrobisnis di Aula Kantor Lurah Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu selama dua hari.

Pelatihan dibuka oleh Camat Pasir Penyu Ibu Hj Nurdjanah SP pada hari Selasa (8/11/2016), dihadiri oleh Seketaris Dinas Pertanian Inhu Drs Al Chisan, Lurah Tanah Merah Arifindi SSos, UPTD Pertanian Pasir Penyu Saipul Annuar SP, Ketua LPM Tanah Merah Bhabinkamtibmas Tanah Merah Bripka Hanif Ashar dan diikuti sebanyk 25 orang perserta dari masyarakat Pasir Penyu.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Pelaksana Pelatihan, Sarul mengatakan, pelatihan sekalian pratek pengembangan usaha bayam merah dengan pola nutrisi film teknis (NFT) Organik bertujuhan meningkatkan sumber daya ekonomi masyarakat.

"Kelompok tani terdiri dari yang ada di kecamatan Pasir Penyu, kegiatan ini bersumber dari dana APBD Inhu tahun 2016," katanya.

Lurah Tanah Merah Arifindi SSos dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian Inhu yang telah memilih kelurahan Tanah Merah sebagai percontohan dalam kegiatan pelatihan sekalian pratek pengembangan usah bayam merah dengan pola nutrisi film teknis (NFT) Organik.

"Pengembangan usaha bayam merah dengan pola Nutrisi Film Teknis (NFT) Organik belum ada di Indonesia dan baru ini di kabupaten Inhu, yang mana pengembangan usaha bayam merah dengan pola NFT Organik ini adalah hasil pengalaman dan ilmu UPTD Pertanian Pasir Penyu."

"Selain itu kami dari kelurahan tanah merah sangat mengharapakan sekali adanya pelatihan maupun bantuan dari Dinas Pertanian untuk masyarakat kelurahan tanah merah dalam berbagai segi kegiatan," tutupnya.

UPTD Pasir Penyu Saipul Annuar yang juga bertugas sebagai Instruktur kegiatan pelatihan sekali pratek Pengembangan usaha bayam merah dengan pola Nutrisi Film Teknis (NFT) Organik, bayam merah maupun tanaman sayuran lainnya dengan pola NFT Organik ini tidak mengandung kemia dan bagus untuk kesehatan.

Tanaman sayuran dengan pola NFT Organik sangat praktis sekali dan tidak membutuhkan lahan yang luas, Namun dapat menghasilkan yang sangat memuaskan.

"Pertama kali saya coba tanaman sayuran dengan pola NFT Organik ini di rumah saya sendiri dengan ukuran 2x3 meter dapat menghasilkan uang Rp 180 ribu untuk selama 21 hari dan ini sudah tiga tahun saya lakukan. Perbandingan hasil maupun lahan dengan cara kita tanam sayuran cara terbuka sangat jahu sekali, kalau tanaman sayur dengan cara terbuka kita butuh lahan 10 meter persegi, sedangan tanam sayur dengan pola NFT Organik cukup dengan ukuran 2x3 meter, dan hasilnya lebih banyak dengan pola NFT Organik," katanya.

"Alhamdulilah hasilnya dapat membantu ekonomi keluarga. Intinya apa yang kita lakukan semua itu harus penuh keyakinan," singkatnya.

Camat Pasir Penyu Ibu Hj Nurdjanah SP, dalam sambutan acara pelatihan dan praktek pengembangan usaha bayam merah dengan pola NFT Organik mengtakan, ini adalah salah satu kebanggan bagi pihaknya.

"Pelatihan dan langsung pratek ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Harapan kita pelatihan dan praktek bukan saja terfokus terhadap tanaman sayuran, namun tanaman lainnya seperti cabe dan tanaman palawija lainnya. Kita juga berharap Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikulutra dapat memberikan bantuan tanaman Toga untuk masyarakat Pasir Penyu. Karena kedepanya saya berharap di setiap pekarangan rumah warga ada tanaman Toga minimal 3 batang dalam satu warga," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikulutra yang diwakilan oleh sekeratis Drs Al Chisan mengatakan, kegiatan pelatihan dan praktek tanaman dengan pola NFT Organik ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat Pasir Penyu.

"Tanaman sayuran dengan pola NFT Organik baru di Kabupaten Ini yang ada dan bahkan di Indonesia mungkin baru di kabupaten Inhu. Kalau tanaman jenis sayuran dengan pola Indra Fonik sudah banyak dilakukan oleh masyarakat, dan bahkan saya sendiri di rumah juga melakukan tanaman sayuran dengan pola Indra fonik tanpa indiksida," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki