Kades Bukit Selanjut Inhu Ancam Lapor Balik Tiga Kepala Dusun

datariau.com
2.799 view
Kades Bukit Selanjut Inhu Ancam Lapor Balik Tiga Kepala Dusun

RENGAT, datariau.com - Tiga Kepala Dusun yang telah melaporkan dugaan penyimpangan dana desa maupun alokasi dana desa oleh Kepala Desa Bukit Selanjut, Kecamatan Kelayang Kabupaten Inhu akan dilaporkan balik oleh Kades.

Hal ini ditegaskan Kades Bukit Selanjut, Guspan Ardodi saat dikonfirmasi datariau.com, Jum'at (15/12/2017) melalui selulernya. Diterangkannya, bahwa dugaan korupsi dana desa atau ADD yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau di Pekanbaru kini ditangani inspektorat.

"Silahkan saja kalau masyarakat melaporkan karena itu hak mereka, karena dulu juga sudah perna dilaporkan hal yang sama di Kejati, namun permasalahan itu sekarang ditangani oleh Inspektorat Inhu, bahkan saya sudah beberapa kali dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat, dari 13 poin yang dilaporkan sudah 11 poin tidak terbukti, dan tinggal 2 poin lagi," katanya.

"Apabila nanti laporan itu tidak terbukti, maka saya akan melaporkan mereka dengan pencemaran nama baik," tegasnya.

Ditanya masalah poin 1 yang dilaporkan, yakni pembelian lahan kantor desa tahun anggaran 2015 sebesar Rp62 juta, sementara lahan kantor desa adalah bantuan CSR perusahan PT Peranap Timber (Panca Eka Grup) berdasarkan Surat No 063.PTLG-IX/17 tanggal 14 September 2017, dikatakan Kades bahwa benar lahan untuk kantor desa dari CSR PT Peranap Timber atau Panca Eka Grup.

"Anggaran dana untuk lahan kantor desa dianggarkan sebelum saya menjabat sebagai kades, begitu saya menjabat dana atau anggaran itu keluar, memang rencana awalnya dana itu untuk beli lahan kantor desa, tapi setelah mendapat informasi bahwa perusahan mau membantu, maka dana tersebut untuk biaya transportasi ke Pekanbaru dalam pengurusan hibah dan surat hibah," sebutnya.

Sementara itu Inspektur Inspektorat Inhu, Boyke Sitinjak saat dikonfirmasi mengatakan, laporan warga Desa Bukit Selanjut itu sedang dalam proses.

"Dalam 13 poin laporan terindikasi ada dugaan korupsinya, usai tahun ini akan kita tingkatkan lagi hasil audit. Laporan warga dan hasil audit untuk sementara sudah kita laporkan ke Sekda dan Bupati," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)