Begini Cerita Walikota Pekanbaru yang Muntah-muntah Usai Makan Roti KimTeng

datariau.com
3.440 view
Begini Cerita Walikota Pekanbaru yang Muntah-muntah Usai Makan Roti KimTeng

PEKANBARU, datariau.com - Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengakui jika dirinya menjadi salah satu korban keracunan makanan yang disajikan Kimteng saat ada acara di Kantor Walikota Pekanbaru belum lama ini.

Pengakuan ini diucapkan orang nomor satu di Pekanbaru di depan awak media dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Helda Suryani Munir.

"Awalnya kan belum pasti kalau dampaknya dari roti yang saya makan. Jadi setelah saya makan roti itu, saya sempat muntah-muntah dan diare dari jam 11.00 sampai 16.00 WIB," kata Firdaus, Rabu (26/7/2017).

Setelah mendengar korban yang tertimpa musibah bukan hanya dirinya, ia langsung menginstruksikan kepada Kepala Diskes Pekanbaru untuk memastikan dan mengecek apakah ada bahan makanan yang mengandung bakteri.

"Mungkin disini ada kelalaian dari pihak pengusaha. Kimteng ini aset daerah. Kimteng Ikon Pekanbaru. Kalau datang ke Pekanbaru belum ke Kimteng belum afdhol rasanya," sebut Firdaus.

"Untuk itu kita harus jaga dan tak boleh ikon kota menjadi rusak dan tak baik," imbuhnya.

Firdaus menyebut selama dua hari, seluruh gerai Kimteng yang ada di Pekanbaru tutup sampai pihak pengusaha benar-benar memberikan kenyamana kepada para pembeli.

"Kalau sudah layak lagi, info dari Buk Kadis tadi kan Jumat juga sudah kembali buka. Tentunya harapan kami pihak kimteng bisa menjaga produk yang dijualnya. Sekali lagi kimteng aset dan ikon Pekanbaru. Dan kita tak mau itu rusak," tukasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir mengatakan pihaknya hari ini telah melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada seluruh karyawan Kimteng pasca adanya korban yang keracunan makanan.

"Tadi kami sudah turunkan tim termasuk dari BPOM untuk melakukan penyuluhan kepada seluruh karyawan selama sehari. Jadi kalau sudah layak kembali, kita akan keluarkan izin untuk kimteng membuka usahanya lagi," tegasnya.

Helda melanjutkan, hingga hari ini Kimteng yang ada di Pekanbaru tidak termasuk yang di Bandara SSK II Pekanbaru masih belum beroperasi.

"Kita apresiasi pengelola kimteng menutup sendiri usahanya karena hal ini menjadi salah satu ciri masyarakat yang madani," ujarnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Cakaplah.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)