Thrifting Dilarang, Rakyat Kecil Meradang

Oleh: Alfiah, S.Si
datariau.com
1.832 view
Thrifting Dilarang, Rakyat Kecil Meradang
Foto: Kumparan.com
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memusnahkan barang trifting senilai Rp 10 miliar di Kota Pekanbaru, belum lama ini.

Contoh hari ini banyak kolektor lokal yang sukses di platform-platform besar seperti Graile, dan lainnya.

Pemerintah Indonesia saat ini memang tengah menggalakkan gerakan untuk mencintai, membeli dan mengonsumsi produk dalam negeri.

Penyelundupan barang-barang bekas dinilai tidak sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Jika pemerintah menarasikan barang bekas merugikan industri tekstil di Indonesia, maka seharusnya masyarakat tinggal mendukung industri tekstil itu tanpa harus menegasi keran ekonomi yang malah negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang.

Faktanya justru geliat industri fashion lokal tak kompetitif atau malah gagap dalam memposisikan dirinya sebagai produk kreatif yang tak seharusnya melihat thrift sebagai kompetitor/pesaing apalagi pasar konsumennya berbeda.

Jika kenyataannya agresivitas tren thrifting memberikan stimulus ekonomi, maka seharusnya pemerintah berbenah dalam meregulasi dan berupaya mewujudkan industri fashion yang mengutamakan kualitas yang tidak hanya mampu bersaing secara lokal, namun juga regional dan internasional.

Jangan sampai muncul istilah no thrifting no branding. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)