SMM PANEL INDO

Rekening Otomatis 17 Tahun: Solusi untuk Rakyat atau Cuan untuk Korporat?

Oleh: Alfira Khairunnisa
datariau.com
146 view
Rekening Otomatis 17 Tahun: Solusi untuk Rakyat atau Cuan untuk Korporat?

Lantas bagaimana Islam mengatur?


Dalam Islam, negara adalah raa'in, pengurus urusan rakyat. Setiap kebijakan negara harus dibuat berasaskan akidah Islam, bersumber dari syariat, dan melalui proses ijtihad syar'i untuk merealisasikan kemaslahatan rakyat yang hakiki, bukan kemaslahatan korporat.

Kemudian, setiap sen uang di Baitul Mal sudah jelas peruntukannya berdasarkan syariat. Pos pemasukan maupun pengeluaran sudah ditentukan. Zakat hanya untuk 8 asnaf, kharaj untuk kemaslahatan umum, dan seterusnya. Anggaran tidak boleh digunakan secara serampangan untuk proyek yang tidak ada urgensinya.

Terakhir, pengawasan tata kelola keuangan di Baitul Mal dilakukan secara ketat, baik oleh Mahkamah Mazhalim yang berhak menggugat Khalifah jika menyalahgunakan anggaran, maupun Majelis Umat sebagai perwakilan umat untuk mengoreksi penguasa. Sehingga penguasa tidak bisa sesuka hati menghamburkan Rp11 triliun untuk proyek rekening otomatis.

Maka jelas, rekening otomatis 17 tahun ini bukan solusi keuangan rakyat, melainkan solusi keuangan korporat. Yang dibutuhkan rakyat usia 17 tahun bukan sekadar rekening berisi Rp50 ribu, tapi jaminan pendidikan gratis berkualitas, lapangan kerja yang layak, dan sistem ekonomi yang membebaskan mereka dari jerat pinjaman riba. Dan itu hanya akan terwujud ketika negara kembali pada fungsinya sebagai raa'in.

Wallahu'alam bishoab.***

Catatan Redaksi: Tulisan ini merupakan artikel opini penulis. Seluruh pandangan, analisis, dan kesimpulan di dalamnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mencerminkan sikap redaksi DATARIAU.COM.
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)