Perkembangan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Riau Guna Mendorong Perekonomian Warga

datariau.com
3.396 view
Perkembangan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Riau Guna Mendorong Perekonomian Warga

Anggaran untuk tahun 2022 banyak dialokasikan pada sektor infrastruktur, selain persiapan untuk mengantisipasi adanya Covid-19 kembali, jumlahnya berkisar Rp8 triliun. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan anggaran tahun 2021 yang menembus angka Rp9 triliun. Berdasarkan keterangan Dinas PUPR Riau, kelangsungan infrastruktur di Riau, khususnya jalan, pada umumnya bergantung di operasional jembatan timbang. Bila fasilitas tersebut tidak berfungsi optimal maka kerusakan jalan provinsi tidak bisa diredam. Tercatat ruas jalan yg kurang baik mencapai ratusan kilometer. Biaya yang dibutuhkan dalam memperbaikinya mencapai triliunan rupiah, namun aturan perbaikan jalan yang dimiliki wilayah daerah hanya Rp200 miliar. Artinya jika jembatan timbang tak mampu mengendalikan mobilitas truk ODOL, kerusakan jalan dapat terus terjadi.

Upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam mempercepat proses perbaikan yakni dengan menambah tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) jalan yang sebelumnya hanya ada tiga kini menjadi enam. Selain itu untuk melakukan perbaikan jalan seharusnya menggunakan sistem swakelola dan tidak lagi menggunakan sistem tender yang memerlukan waktu lama. Dengan sistem swakelola, pengerjaan perbaikan jalan yang rusak dapat langsung dikerjakan tanpa harus menunggu. Sehingga jalan rusak yang masih belum terlalu parah bisa langsung diperbaiki agar tidak bertambah parah. Upaya lainnya guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Riau, Pemprov Riau juga telah meminjam dana pada salah satu BUMN yakni PT SMI. Besaran pinjaman yang dilakukan yakni sekitar Rp2,5 triliun. Usulan pinjaman dana tersebut disampaikan melalui Dirjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai leading sektor pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke daerah. Kemudian Bappenas Pemprov Riau juga mengusulkan 16 proyek infrastruktur pada program Compact-2 Millenium Challenge Corporation (MCC) dari Amerika Serikat. Dengan proyek itu diharapkan mampu mendorong pengembangan ekonomi daerah dengan dukungan infrastruktur tersebut. (***)

Penulis: Linda Afriani (Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)