SMM PANEL INDO

Israel Terus Menembak, Mengapa Muslim Dunia Belum Bertindak?

Oleh: Ita Harmi
datariau.com
70 view
Israel Terus Menembak, Mengapa Muslim Dunia Belum Bertindak?
Ilustrasi. (Foto: Int.)

Inilah ironi besar yang sedang dihadapi umat. Kaum Muslim secara jumlah sangat besar, tetapi kekuatan mereka tercerai-berai. Mereka memiliki banyak negara, tetapi tidak memiliki satu kesatuan politik yang mampu mengarahkan seluruh potensi tersebut untuk membela kepentingan umat. Mereka memiliki sumber daya yang melimpah, tetapi kebijakan politiknya sering kali berjalan sendiri-sendiri. Akibatnya, kekuatan yang seharusnya menjadi daya tawar besar justru berubah menjadi potensi yang tercerai dan mudah dipengaruhi oleh kepentingan global.

Karena itu, persoalan Palestina semestinya mendorong umat untuk melihat masalah ini lebih jauh daripada sekadar pergantian kebijakan satu atau dua negara. Selama umat ini tidak kompak dan masih terpecah dalam kepentingan nasional yang saling berbeda, selama hubungan antarnegara lebih dominan daripada ikatan ukhuwah dan kepentingan umat, serta selama kebijakan politik sangat bergantung pada tekanan dan kepentingan kekuatan global, maka pembelaan terhadap Palestina akan terus menghadapi keterbatasan.

Dari sinilah pentingnya membangun kembali kesadaran bahwa persatuan umat bukan sekadar slogan emosional, melainkan persoalan kekuatan politik. Islam memandang kaum Muslim sebagai satu umat yang memiliki ikatan akidah yang tidak mengenal batas geografis. Karena itu, diperlukan kepemimpinan yang mampu menyatukan potensi kaum Muslim, menjaga keamanan mereka, serta mengambil kebijakan berdasarkan kepentingan umat dan tuntunan syariat, bukan semata-mata berdasarkan tekanan geopolitik dan kepentingan negara-negara besar.

Palestina pada akhirnya bukan hanya tentang sebidang tanah yang sedang dijajah. Palestina adalah cermin yang memperlihatkan betapa besar jarak antara jumlah umat Islam yang begitu banyak dengan kekuatan politik yang mereka miliki hari ini. Selama umat hanya berdiri sebagai kumpulan negara yang berjalan sendiri-sendiri, penderitaan Palestina akan terus menjadi berita yang disaksikan, dikutuk, dan diratapi. Pertanyaannya kemudian bukan lagi apakah umat Islam memiliki kekuatan, melainkan mengapa kekuatan sebesar itu belum mampu dihimpun menjadi satu kekuatan politik yang benar-benar mampu melindungi umat dan menghentikan kezaliman? Wallahu a'lam.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)