Hari Santri Jangan Hanya Sekadar Seremoni

Oleh: Suryani, S.AP
datariau.com
152 view
Hari Santri Jangan Hanya Sekadar Seremoni

Santri juga perlu memiliki keberanian menyampaikan kebenaran, kepekaan terhadap penderitaan umat, serta kemampuan menawarkan solusi Islam. Penguasaan sains dan teknologi tetap penting agar ilmu dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia.

Sejarah peradaban Islam pun menunjukkan bahwa tradisi keilmuan mampu melahirkan tokoh besar seperti Al-Khawarizmi dalam matematika dan Ibnu Sina dalam kedokteran. Ini menjadi pelajaran bahwa pendidikan Islam perlu mengembangkan ilmu agama dan ilmu pengetahuan secara beriringan.

Lebih dari itu, santri perlu memiliki visi membangun peradaban Islam. Dalam perspektif Islam ideologis, persatuan umat tidak dibatasi oleh nasionalisme, melainkan dilandaskan pada akidah Islam. Gagasan Khilafah memandang persatuan politik umat melalui satu kepemimpinan, yaitu khalifah, dalam institusi Khilafah yang menerapkan syariat Islam. Konsep ini perlu dipahami melalui kajian dalil-dalil syariat dan sejarah secara mendalam.

Dengan demikian, pesantren perlu memperkuat pembinaan santri agar tidak hanya terampil dan produktif, tetapi juga mendalam ilmu agamanya, kuat kepribadian Islamnya, serta luas pemahamannya terhadap persoalan umat.

Hari Santri seharusnya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali misi pendidikan pesantren melahirkan kader ulama yang mampu membimbing umat dan berkontribusi dalam membangun peradaban Islam. Sebab, santri bukan sekadar penerus tradisi, melainkan generasi yang diharapkan mampu membawa pencerahan bagi umat dengan menjadikan Islam sebagai pedoman kehidupan. Wallāhu a‘lam bish-shawāb.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)