Oleh: Miftahul Huda

Bangkit Pemuda, Raih Kejayaan Indonesia di Tahun 2045

datariau.com
1.401 view
Bangkit Pemuda, Raih Kejayaan Indonesia di Tahun 2045
Miftahul Huda, Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan DEMA FASIH UIN Suska Riau.

DATARIAU.COM - Pembicaraan mengenai kepemudaan adalah suatu pembicaraan yang mengasah rasa dan sinergi dalam bingkai perjuangan untuk menebar kebermanfaatan serta kemashlahatan untuk sesama. Hal ini sejalan atas sebuah isyarat dari seorang revolusioner Mesir Imam Sayyid Hassan Al-Banna mengenai pemuda, dimana menurutnya pemuda adalah rahasia kebangkitan setiap umat dan pengibar panji-panji pemikiran ideoligis yang akan mengantarkan peradaban menuju peradaban yang luhur dan di cita-citakan bersama.

Oleh karena tugas dan fungsi pemuda yang sangat besar. Kita tidak dapat melakukan tugas dan fungsi besar itu sendiri. Kita membutuhkan orang-orang yang saling bersinergi dalam perjuangan guna mewujudkan pergerakan yang gemilang dan terbilang sebagai langkah untuk menjemput kemenangan kita bersama selaku pondasi peradaban ini. Karena pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang untuk menjayakan Indonesia di tahun 2045 kelak sebagai usia genap 100 tahun kejayaan dan kegemilangan perjalanan roda sejarah bangsa Indonesia.

Tan Malaka sosok revolusioner bangsa ini juga memberikan dorongan keteguhan dan kekokohan idealisme yang sangat berarti kepada kita selaku pemuda dalam mewujudkan perubahan ke arah kebaikan untuk sesama dengan mengungkapkan sebuah isyarat dalam statmentnya: ?idealisme adalah keistimewaan terakhir yang dimiliki oleh para pemuda?. Karena idealisme merupakan dasar pijakan dan prinsip yang harus di pegang erat-erat oleh pemuda dalam mengarungi dunia pergerakan dan perjuangan dimasa kini dan di masa yang akan datang. Idealisme tidak boleh luntur hanya karena aspek finansial, material, nama, jabatan, ataupun kepentingan pribadi lainnya yang menjadikan jurang kehancuran dalam sebuah pergerakan.

Selain idealisme yang kokoh, pemuda atau mahasiswa kini juga dituntut untuk menjadikan karakter sebagai nilai luhur pedoman dalam berkehidupan dan pembelajaran. Sebagaimana yang dikatakan oleh Martin Luther King JR yang merupakan tokoh revolusioner kebebasan beragama di Prancis: ?Intellegence plus Character that is the goal of true education?. Dimana kecerdasan dan karakter yang baik merupakan tujuan sejati dari sebuah pendidikan. Karena tujuan sejati dalam sebuah proses pendidikan sejatinya dinilai dari kecerdasan yang ditopang dengan penanaman karakter yang baik di dalam diri pemuda yang mana hal itu tidak dapat dianggap sebelah mata. Karena sejatinya kita merindukan perubahan, tidak hanya sekedar perubahan tetapi juga perubahan ke arah yang lebih baik. Dan perubahan ke arah yang lebih baik tidak pernah dapat kita wujudkan kecuali dengan menjadikan nilai luhur karakter sebagai pedoman hidup yang menghujam dalam diri setiap pemuda, untuk kemudian diaplikasikan di dalam kehidupan sehari-hari.

Pemuda juga harus dibekali dengan spirit keimanan dan ketaqwaan yang kokoh terhadap penciptanya yang Esa. Dimana dengan nilai-nilai religiusitas yang baik dengan diwujudkannya keimanan dan ketaqwaan yang kokoh dalam diri pemuda itulah yang membawa keberkahan dalam setiap tindak-tanduk kehidupannya dalam berjuang. Karena kita tidak hanya dituntut untuk sekedar menjadi muslim yang baik tanpa menjadi seorang negarawan yang baik, begitupun seorang negarawan yang baik tapi melupakan aspek keyakinan dan kekokohan iman dan taqwa sebagai seorangt muslim.

Predikat yang sesuai dan luhur serta saling berimbang adalah dengan menjadi seorang Muslim Negarawan yang mampu menjadikan dua aspek dalam kehidupannya seimbang, antara aspek kemanusiaan atau hablumminannas dan juga aspek ketuhanan hablumminallah. Sebuah tafsir Muslim Negarawan merupakan filosofi yang bersifat empiris demi menjadikan segala perjuangan bersinergi dan terpadu mewujudkan peradaban yang gemilang dan terbilang. Tidak hanya untuk aku ataupun kamu, tapi juga untuk kita dan untuk seluruh Rakyat Indonesia yang tercinta. Karena negara ini berdiri atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, sebagaimana yang sering kita lantunkan dalam prembule UUD 1945 sebagai kiblat terhadap setiap pergerakan dan pembelajaran dalam berkehidupan berbangsa dan juga bernegara yang baik sesuai dengan ketetapan mardhatillah.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)