Tindak Korupsi di Natuna dan Anambas Tergolong Tinggi

Datariau.com
1.623 view
Tindak Korupsi di Natuna dan Anambas Tergolong Tinggi
Foto: Arizki Fil Bahri
Yunan Harjaka SH MH, Kajati Kepulauan Riau di acara Ramah Tamah dengan Pemerintah Daerah Natuna dan DPRD Natuna di Rumah Makan Sisir Basisir Ranai, Senin (5/2/2018).

NATUNA, DATARIAU.COM - Tahun 2017 lalu, Kabupaten Natuna dan Anambas merupakan dua daerah yang tercatat paling banyak pejabatnya terjerat kasus hukum di Provinsi Kepualau Riau (Kepri). Hal ini diungkapkan Yunan Harjaka SH MH, Kajati Kepulauan Riau di acara Ramah Tamah dengan Pemerintah Daerah Natuna dan DPRD Natuna di Rumah Makan Sisir Basisir Ranai, Senin (5/2/2018).

 

"Korupsi dana anggaran pemerintah hampir setiap tahunnya selalu ada dan itu selalu dilakukan oleh Pejabat Natuna dan Anambas," ungkap Yunan.

Yunan berharap kedepan hal tersebut bisa diminimalisir, agar dana pembangunan daerah bisa tersalurkan sesuai peruntukannya.

 

"Seharuanya kedua daerah ini sudah bisa lebih maju. Namun karena kasus tindak korupsi ini membuat kedua daerah Natuna dan Anambas pembangunan dan peningkatan ekonominya terhambat, masyarakat pun yang jadi dirugikan," ungkapnya.
 


Drs H Abdul Hamid Rizal, Bupati Natuna dalam kesempatan itu mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah Natuna sudah ada kesepakatan MoU dengan Kajari Natuna dalam hal transpransi Anggran TP4D. Salah satunya melalui Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD).
 


Terkait dengan kasus hukum, lanjut Bupati Natuna, bahwa daerahnya memang sangat memprihatinkan. "Makanya melalui Infis setidaknya transparasi pengelolaan keuangan daerah tetap selalu terkontrol dan terjaga," pungkas Bupati Natuna.

Penulis
: Arizki Fil Bahri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)