NATUNA, Datariau.com-Badan SAR Natuna, hari ini menjajal kemampuan Kapal Negara Sasikirana dilaut Natuna bersama Bupati Natuna dan seluruh Pimpinan FKPD Rabu (29/05/2019)
Kapal berbobot 200 tonase, panjang 40 meter, kafasitas 300 GT, bergerak dari penangih pukul 08:00 Wib dengan kecepatan rata-rata 20 Knot, sementara kecepatan maksimal kapal bisa mencapai 40 Knot Ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna (Basarnas), Mexi Bekabel kepada wartawan saat diajak turut dalam pelayaran.
Kapal pengadaan Desember 2018 itu, merupakan bantuan dari Basarnas Pusat. Kapal sandar di pelabuhan Penangih sekitar 5 bulan lalu, dan selalu dilakukan pemanasan oleh pihak Basarnas Natuna Ucap Mexi
Menurutnya, KN Sasikirana 245, mempunyai kapasitas Resqiu 200 orang dan fasilitas penunjang lainnya, ada Rigit intable boat. 2 unit. 1 feber satu alluminium serta kapal Boat berkecepatan 400 PK, dan 500 PK.
selanjutnya SAR Natuna memiliki 6 unit boat. Sementara untuk ABK kapal hanya 9 orang . Ini belum standard. Seharusnya 14-15 orang, ucapnya.
Didalam kapal juga ada fasilitas medis, namun untuk petugas belum ada, karena Kantor SAR Natuna baru naik tipe. Meski demikian Pimpinan kita sudah memikirkan itu, mudah mudahan tenaga medisnya dapat disiapkan secepatnya.
Tambah Maximus Kapal SAR KN Sisikirana mempunya alat pendeteksi penggerakan dan konek langsung dengan kantor Basarnas Pusat.
Jadi apapun yang kita lakukan saat kapal bergerak, semua terpantau dan wajib dilaporkan, paparnya.
Untuk Peresmian Kapal KN Sisikirana tinggal menunggu perencanaan dari Dir Basarnas, rencananya Kepala Basrnas Pusat Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito, akan melakukan peresmian .
Kami berharap kiranya Pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat baik TNI Polri bisa bersinergi dalam mewujudkan kinerja saat melakukan pertolongan.
Untuk itu saya berharap kepada rekan rekan media, diharapkan tidak bosan-bosannya menyampaikan kepada masyarakat , jika ada musibah dan butuh pertolongan segera telp kantor SAR Natuna, kami buka 24 jam untuk melayani masyarakat Natuna tutur Max
Sementara itu, Bupati Natuna Hamid Rizal saat dikonfirmasi disela keikut sertaannya menjajal kemampuan KN Sisikirana, berterima kasih kepada Pemerintah Pusat lewat Basrnas, karena peduli akan daerah perbatasan.
Kapalnya bagus, dan dikengkapi peralatan canggih. "Kita perlu kapal SAR persentatibe . Karena Natuna daerah kepulauan .jika ada kejadian dilaut, bisa cepat diatasi. Artinya sudah bisa diantisipasi lebih awal. Mudah mudahan Natuna jauh dari kata musibah ucap Hamid.
Untuk dukungan, pemkab Natuna siap membantu selagi tidak melanggar aturan. Karena mereka punya SOP.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga berpesan jika ada masyarakat mau mudik ke kecamatan lain, karena kapal penumpang tidak ada, bisa memakai kapal Indra perkasa. Hal itu telah kita lakukan dengan mengangkut mahasiswa dari Tanjung Pinang pulang ke Natuna ucap Hamid.
Hadir dalam giat itu, Danlanal Ranai, Danlanud RSA, Dandim Natuna, Kapolres Natuna, Komandan Yon Komposit Gardapati, Dansastrad 212. (Ari)