Ditangkap Polisi, ASN di Natuna Meninggal Dunia

datariau.com
2.063 view
Ditangkap Polisi, ASN di Natuna Meninggal Dunia
Istri korban bersama kedua anaknya saat pemakaman yang dihadiri sanak keluarga dan warga setempat. Sebelum meninggal Arifianto sempat menjalani perawatan di RSUD Natuna. (Teks dan foto: Batampos.co.id)

NATUNA, datariau.com - Arifianto, yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, Jumat (5/1/2018).

 

Sebelumnya dinyatakan meninggal, Arifianto digerebek sejumlah anggota Satuan Narkoba Polres Natuna, di kediamannya di Batu Ampar, Kamis (4/1/2018). 

 

Dikutip DataRiau.com dari Batampos.co.id, Arifianto menjadi tersangka kasus nakoba sehingga kediamannya digerebek polisi. Namun belum dipastikan berapa jumlah barang bukti diamankan polisi dari rumah Arifianto.

 

Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto belum memberikan keterangan resmi terkait tewasnya Arifianto setelah ditangkap. Sementara Waka Polres Natuna Kompol Renan mengatakan, akan digelar konferensi pers, namun menunggu perintah Kapolres.

 

"Mohon bersabar, akan disampaikan Kapolres agar informasinya tidak simpang siur," kata Renan melalui telepon. Namun berita ini diturunkan belum ada kepastian kapan konferensi digelar terkait tewasnya Arifianto.

 

Tewasnya Arifianto menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Pasalnya, saat Arifianto dijemput dari rumahnya dalam kondisi sehat. Bahkan isak tangis istri dan dua anaknya tidak terbendung saat prosesi pemakaman yang masih di kawasan rumah duka.

 

Tewasnya Arifianto kini menimbulkan tanya bagi keluarganya, karena saat digerebek terjadi tindak kekerasan kepada tersangka dan anaknya karena diduga berusaha melarikan diri.

 

"Ada beberapa melihat, saat penangkapan Arif, anaknya pun ikut ditendang. Saat jenazahnya dimandikan pun, darah dari kepalanya terus membasahi kain kafan, belum lagi bagian belakang banyak memar-memar," ujar keluarga korban.

 

Sementara Direktur RSUD Natuna Faisal menolak memberikan keterangan, penyebab tewasnya Arifianto. Faisal beralasan belum ada kesimpulan hasil otopsi dokter, apakah overdosis atau penyebab tindak kekerasan. 

 

"Nanti dokter yang menangani pasien menjelaskannya penyebab tewasnya Arifianto," kata Faisal.

Editor
: Riki
Sumber
: Batampos.co.id
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)