Sejumlah Proyek Gunakan ADD Ditemukan Terbengkalai

datariau.com
1.789 view
Sejumlah Proyek Gunakan ADD Ditemukan Terbengkalai
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Sejumlah proyek yang menggunakan anggaran alokasi dana desa (ADD) ditemukan terbengkalai.

Proyek terbengkalai ini ditemukan di Desa Alim kecamatan Batang Cenaku kabupaten Inhu. Dimana diketahui, pada tahun 2015 desa tersebut melaksanakan empat pembangunan fisik menggunakan ADD yang bersumber dari Bankeuprov atau APBD Provinsi Riau Rp.315.447.000.

Keempat pembangunan fisik tersebut diantaranya adalah MDTA, Pagar Masjid, Tribun dan Aula Kantor Desa. Namun sayangnya, keempat pembangunan tersebut tidak ada yang siap alias terbengkalai, sementara uang sudah diterima 100 persen oleh desa tersebut.

Salah seorang masyarakat Thamir Syam kepada datariau.com menjelaskan secara rinci dana yang disiapkan untuk empat proyek itu. Dia mengaku mengetahui karena memang mengikuti penganggarannya.

"Untuk pembangunan MDTA itu Rp222.447.000, Pagar Masjid Rp 24.000.000, Tribun Rp 83.000.000 dan Aula Kantor Desa Rp 86.000.000, dan pembangunan fisik tersebut batas terakhirnya tanggal 15 Agustus 2016 ini, namun sudah batas waktu akhir pembangunan belum juga selesai," ujarnya.

Apa yangg menjadi harapan masyarakat, katanya, khususnya Desa Alim tidak dapat terpenuhi. Thamir menduga dana yang bersumber dari rakyat itu disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab di desa mereka.

"Kami atas nama masyarakat sangat berharap sekali penyimpangan dana AAD ini dapat ditindaklanjuti sesuai perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya saat berbincang di Pematang Reba, Rabu (24/8/2016).

Sementara itu, Wakil Ketua BPD Desa Alim Hendri mengatakan, diperkirakan untuk pembangunan MDTA baru mencapai 0,5%, pembangunan pagar masjid 80%, Aula Kantor Desa 75% dan Tribun 65%, sementara dananya sudah 100% diterima oleh Desa.

"Kami berharap sekali Kejari Rengat, Tipikor Polres Inhu maupun BPKP Perwakilan Riau dapat segera melakukan penyelidikan dugaan penyelewengan ADD di Desa ini," pinta Hendri.

Terkait hal ini, Kepala Desa Alim Sulkarnain SH saat dihubungi melalui selulernya, kedua nomor handphone tidak ada yang aktif. Maka konfirmasi masih diusahakan oleh tim di lapangan.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)