Pemkam Perawang Barat Dan Bapekam Bantah Informasi Miring Terkait ADD

Hermansyah
761 view
Pemkam Perawang Barat Dan Bapekam Bantah Informasi Miring Terkait ADD
Kantor Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Siak.

SIAK, datariau.com - Pemerintahan Kampung Perawang Barat melalui Penghulu H Faisal SHi menyampaikan hak jawab terkait pemberitaan miring yang terbit beberapa waktu lalu, dengan judul, 'Diduga Penggunaan Dana Desa Sebanyak 801 Juta Tidak jelas'.

Disampaikan dia, Pemerintah Kampung Perawang Barat menyayangkan dengan adanya pemberitaan tersebut, karena menurutnya pemberitaan itu kurang tepat dan tidak benar, Rabu (19/3/2025).

"Silahkan rekan-rekan media lihat di depan kantor Kampung Perawang Barat ada papan plang informasi terkait anggaran dana kampung, kita transparan untuk hal tersebut," kata Faisal.

Dikatakan dia, kalau rekan- rekan redaksi ingin berdiskusi dan ingin mengetahui informasi maupun kejelasan tentang pengunaan dana Kampung Perawang barat, silahkan datang di kantor Kampung Perawang Barat.

"Kami akan menjelaskan agar informasi yang di dapatkan jelas dan sesuai dengan data maupun laporan yang ada tidak simpang siur," jelasnya.

Penghulu Perawang Barat Faisal juga mengajak masyarakat yang komplain terkait kinerja perangkat kampung, dapat langsung menghubungi ataupun datang ke kantor desa.

Menurut informasi yang dihimpun, terdapat beberapa hal yang di permasalahkan pada pemberitaan tersebut, diantaranya anggaran mendesak Rp255 juta tanpa kejelasan, pelatihan dan pendampingan isaha tidak jelas hasilnya.

Selanjutnya, dugaan mark-up pada proyek infrastruktur, pelatihan dan bimtek teknologi tepat guna Rp110.641.972, pendampingan kelompok usaha ekonomi produktif Rp17.598.950, pembangunan dan pengerasan jalan desa Rp323.872.500 serta pembangunan dan rehabilitasi posyandu Rp111.808.000.

Dan dapat kami sampaikan dan jelaskan rincian sebenarnya terkait anggaran mendesak (BLT DD) sebanyak 85 KPM x 300ribu/bulan = Rp25.500.000 x 12 bulan = Rp.306.000.000.

Jadi, untuk anggaran BLT DD yang telah disalurkan kepada KPM oleh Pemerintah Kampung Perawang Barat pada tahun 2024, dengan anggaran mendesak yang telah disalurkan sampai dengan bulan Desember 2024 lalu sebesar Rp306 juta dan bukan Rp255 juta seperti yang telah di beritakan.

Sementara Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa/Kampung se-Kecamatan Tualang Surya Fatrida SSos MSi menyampaikan di Desa Perawang Barat bersama dua orang rekan TPP lainnya ditugaskan untuk mendampingi penggunaan dana desa mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

"Saya selaku pendamping Desa Perawang Barat bersama tim selalu di undang dan hadir dalam tahapan kegiatan yang bersumber dana desa mulai dari musyawarah khusus calon KPM BLT, sampai dengan penyaluran," sebut Surya Farida.

"Selanjutnya, melakukan monitoring bersama pihak kecamatan terhadap kegiatan di desa termasuk Perawang Barat selalu berkoordinasi dalam hal penggunaan anggaran, mulai dari pembagian BLT, maupun pembangunan infrastruktur. Sejauh ini, kami melihat semuanya kegiatan yang terealisasi ada dan dilaksanakan," ujarnya.

Salah seorang tokoh masyarakat Kampung Perawang Barat H Amin sungguh menyesalkan adanya pemberitaan yang beredar beberapa waktu lalu yang menimpa Penghulu Perawang Barat.

"Saya sangat mengenal sosok Penghulu Kampung Perawang Barat, kami tahu betul seperti apa tingkah lakunya, beliau itu adalah pilihan masyarakat Perawang Barat, dan menang menjadi kepala desa bukan pakai uang," sebut H Amin.

"Jadi, saya yakin kalau penghulu itu tidak akan main-main dengan pekerjaannya. Karena, ini menyangkut masyarakat banyak," ucapnya.

Wakil Ketua Bapekam Perawang Barat Arifin Pramana SSos juga sangat prihatin dengan adanya pemberitaan Desa Perawang Barat beberapa waktu lalu di salah satu media online.

"Kami selaku Bapekam selalu mengawasi dan turun langsung pada setiap kegiatan yang dilaksanakan. Apalagi setiap melaksanakan kegiatan, kita selalu melaksanakan musyawarah kampung," jelas dia.

"Jadi, menurut kami semua kegiatan di Desa Perawang Barat telah berjalan dan sesuai dengan aturan, dan sudah ada posnya masing-masing sesuai arahan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten," tandasnya.

Menurut salah seorang peserta pelatihan Budi Daya Ayam Petelur binaan Kampung Perawang Barat turut menyesalkan pemberitaan miring Desa Perawang Barat, dia mengapresiasi kinerja Penghulu Kampung Perawang Barat.

"Saya salah seorang peserta pelatihan budi daya ayam petelur binaan Kampung Perawang Barat sangat menyesalkan berita miring Kampung Perawang Barat terkait pengunaan dana desa pada pelatihan dan bimtek yang kami sendiri ikut pada pelatihan ayam bertelur saat itu," jelas dia.

"Menurut saya penghulu itu, memiliki kinerja yang baik, kami sangat mengapresiasi kinerja penghulu tersebut," pungkasnya.(tim)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)