Diduga Kontraktor Melarikan Diri

Proyek Pengerasan Jalan di Desa Banjar Balam Lirik Terbengkalai

datariau.com
1.584 view
Proyek Pengerasan Jalan di Desa Banjar Balam Lirik Terbengkalai
Heri
Proyek pengerasan jalan yang terbengkalai di desa Banjar Balam Lirik Inhu.

RENGAT, datariau.com - Proyek pengerasan jalan yang dianggarkan dalam APBD tahun 2016 lebih kurang sepanjang 1 kilometer di Desa Banjar Balam Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu saat ini terbengkalai. Diduga rekanan kontraktor melarikan diri dan tidak lagi mengkerjakan proyek tersebut.

Muslim, salah seorang warga Desa Banjar Balam saat bincang-bincang dengan DataRiau.com mengatakan, bahwa lebih kurang satu bulan yang lalu rekanan kontraktor dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhu sudah menggeleder (meratakan dengan alat berat) jalan arah ke kebun sepanjang lebih kurang 1 kilometer. Namun, setelah digeleder ditinggal begitu saja.

"Katanya waktu geleder bahwa jalan itu mau dikasih kerokos atau pengeras, tapi buktinya sampai sekarang belum juga dikerjakan lagi, atau memang begitu saja kerjanya," tanya Muslim penuh keheranan kepada datariau.com, Jumat (17/11/2016).

Sekarang ini, sambung Muslim, jalan tersebut tidak bisa dilalui karena setelah digeleder ditinggal begitu saja. "Akibatnya masyarakat saat panen sawit tidak bisa lagi lewat jalan tersebut," bebernya.

Informasi yang berkembang di lapangan, dikabarkan bahwa para rekanan kontraktor melarikan diri, namun tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya dan informasi ini belum bisa dikonfirmasi kepada pihak kontraktor.

Sementara itu, Kades Banjar Balam Arifin Saleh dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan bahwa pengerasan jalan tersebut masih terbengkalai.

"Benar, di Desa kami ada pekerjaan pengerasan jalan dari Dinas PU Inhu, yang sampai saat ini terbengkali atau belum dikerjakan lagi. Saya tidak tahu apa alasan mereka tidak mengkerjakan lagi, mungkin karena musim penghujan ini alasan kontraktor belum lagi mengkerjakan proyek pengerasan jalan tersebut," tutup Arifin Saleh.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)