PLN Riau Diminta Jangan Jadikan Alasan Disnaker Razia Tenaga Kerja Asing di PLTU Tenayan

datariau.com
2.028 view
PLN Riau Diminta Jangan Jadikan Alasan Disnaker Razia Tenaga Kerja Asing di PLTU Tenayan
doc.
TKA ilegal yang dirazia Disnaker Riau di PLTU Tenayan.

PEKANBARU, datariau.com - Manager Umum dan SDM PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau Dwi Suryo Abdullah menyatakan, proyek pembangunan PLTU Tenayan berkapasitas 2x110 MW terganggu bahkan terhenti dan berdampak mundurnya jadwal operasional PLTU Tenayan karena razia Disnaker Riau dan Kakanim Pekanbaru.

Terkait hal itu, Pengamat Sosial Ekonomi Riau M Rawa Almasdi dilansir riauterkinicom, Selasa (24/1/2017) mengatakan, bahwa mundurnya jadwal operasional PLTU Tenayan bukan karena adanya razia TKA oleh Disnaker Riau dan Kanim Pekanbaru. Lebih karena tenaga kerjanya tidak profesional.

"Sepengetahuan saya, mundurnya jadwal operasional sudah terjadi beberapa kali. Dimulai janji operasional di akhir 2015. Kembali mundur di bulan Maret 2016. Kemudian mundur November 2016-Desember 2016. Terakhir mundur di medio semester I 2017. Beberapa kali kemunduran tersebut tidak disebabkan karena adanya razia TKA," terangnya.

Disinggung mengenai alih tehnologi ke tenaga lokal yang membutuhkan 200 TKA asal China, ia meminta PLN memberikan bukti jika sudah melakukan melakukan alih tehnologi. "Baik bukti pelaksanaannya dan tenaga lokal hasil alih tehnologi tersebut," pungkasnya.

Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)