Mubazir, Jembatan Sei Beriak Inhu Selesai Dibangun Belum Pernah Difungsikan

datariau.com
1.518 view
Mubazir, Jembatan Sei Beriak Inhu Selesai Dibangun Belum Pernah Difungsikan
Heri
Kondisi jembatan retak-retak meski belum pernah digunakan selayaknya.

RENGAT, datariau.com - Disayangkan, jembatan yang dibangun menggunakan APBD 2014 telah selesai dikerjakan namun sampai sekarang belum pernah difungsikan.

Jembatan itu adalah Jembatan Sei Beriak yang dibangun menggunakan APBD Tahun 2014 di zaman H Yopi Arianto SE menjabat Bupati Indragiri Hulu periode pertama hingga periode kedua ini jembatan yang dibangun tersebut belum bisa dimanfaatkan sebagaimana layaknya.

Jembatan Sei Beriak tepatnya di jalan masuk Kota Rengat, dari arah Pematang Reba sebelum pos polisi berjarak 100 atau 200 meter.

Pantauan datariau.com di lapangan, kondisi jembatan Sei Beriak saat ini sudah sangat memperhatinkan, di posisi tangan-tangan sudah retak, warna cet sudah pudar dan jembatan tidak pernah dilalui pengenadara, padahal jembatan tersebut dibangun dengan dana miliaran rupiah.

"Sudah menjadi rahasia umum, proyek di Kabupaten Inhu ini yang selesai tidak ada manfaatnya dan yang sudah selesai cepat hancur, yang diherankan hal-hal seperti itu kadang menjadi kebanggaan oleh pejabat," ujar Dedi, warga Inhu kepada datariau.com, Sabtu (14/10/2017).

"Kita selaku masyarakat sangat menyayangkan sekali pada pembangunan jembatan Sei Beriak, yang hingga kini belum dapat dimanfaatkan. Padahal untuk membangun jembatan itu tidak sedikit uang APBD yang digunakan," lanjut Dedi.

Usut punya usut, ternyata tidak dimanfaatkannya jembatan itu karena akses jalur dua di Kota Rengat belum terealisasi pembangunannya, sebab, jembatan itu dibangun sedianya untuk jalur dua.

"Masak iya dua periode pak Yopi menjabat sebagai Bupati Inhu tidak mampu melanjutkan pembangunan jalur dua kota Rengat agar jembatan Sei Beriak dapat dimanfaatkan," terang Dedi yang merupakan warga Pematang Reba ini.


"Seingat saya, jembatan Sei Beriak itu dibangun karena rencana akan dibangun jalur dua, jadi sebelum dibangun jalur dua, Dinas PU Inhu terlebih dulu membangun jembatan dan gerbang. Namun sayang jembat dan gerbang yang dibangun hingga kini tidak ada manfaatnya," lanjut Dedi lagi.

Untuk jembatan hingga kini belum dapat di lalui, sementara untuk gerbang yang patah juga hingga kini belum mampu Pemda Inhu memperbaiki gerbang dan manfaatkan jembatan tersebut sehingga menurut Dedi, pekerjaan yang dilakukan dengan uang rakyat itu terkesan mubazir.

Sementara itu, Kadis maupun Kabib Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Inhu belum ada yang dapat dikonfirmasi terkait apa penyebabnya jembatan Sei Beriak belum bisa dimanfaatkan dan gerbang belum diperbaiki hingga kini.

Sedangkan Sekda Inhu Ir H Hendrikzal maupun Bupati Inhu Yopi Arianto juga belum bisa dihubungi. Saat dihubungi panggilan masuk terhubung, namun tidak dijawab oleh Sekda maupun Bupati.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)