Limbah B3 Berserakan di Anak Parit, Diduga Berasal dari Kolam Skimming Pit PT Pertamina EP Field Lirik yang Jebol

datariau.com
3.153 view
Limbah B3 Berserakan di Anak Parit, Diduga Berasal dari Kolam Skimming Pit PT Pertamina EP Field Lirik yang Jebol
Heri
Kondisi saluran air yang tercemar limbah diduga limbah B3.

RENGAT, datariau.com - Satu pekan yang lalu diduga bak atau Kolam Skimming Pit tempat penampungan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di SPU (Stasiun Pengumpulan Utama) PT Pertamina EP Field Lirik di Desa Gudang Batu Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu jebol.

Pantauan datariau.com di lokasi, warna hitam pekat diduga limbah B3 terlihat pada tanah di sekitar Kolam Skimming Pit, selain itu juga terlihat bercak hitam pekat pada dinding beton anak parit diduga bekas limbah B3 yang berasal dari Kolam Skimming Pit yang jebol.

Menyikapi hal ini, Jumadi akvitis LSM TOPAN-RI Kabid Intelijen mengatakan, pihaknya berharap BLH Inhu maupun BLH Provinsi Riau dapat segera meninjau ke lokasi SPU PT Pertamina untuk dapat segera memastikan yang berserakan itu limbah  B3 atau bukan.

"Karena di sepanjang anak parit yang tidak jauh dari Kolam Skimming Pit menuju ke beberapa desa terdapat bekas bercak warna hitam diduga limbah B3 yang keluar dari Kolam Skimming Pit PT Pertamina Lirik yang jebol beberapa waktu lalu," urainya, Ahad (19/3/2017).

Informasi di lapangan, jebolnya Kolam Skimming Pit PT Pertamina itu diduga kelebihan isi dan dinding tidak kuat menahan beban kemudian jebol. "Harusnya BLH dan penegak hukum tanggap dengan kondisi ini, saya akan laporkan secara resmi persoalan ini ke BLH Provinsi, karena kondisinya sangat mengkhawatirkan, jika ini benar limbah B3 yang berbahaya bagi masyarakat," tegas Jumadi.

Hingga berita ini dimuat, pihak Pertamina EP Field Lirik belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi memastikan limbah tersebut dan penyebab jebolnya Kolam Skimming Pit. Karena warna pekat di saluran air parit ini sulit dibersihkan.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)