Jelang Ramadhan, Pedagang Petasan Mulai Bermunculan di Pekanbaru

datariau.com
2.578 view
Jelang Ramadhan, Pedagang Petasan Mulai Bermunculan di Pekanbaru
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Sejumlah pedagang petasan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dalam beberapa hari belakangan mulai bermunculan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini.

Pantauan di lapangan, para pedagang petasan di daerah tersebut terlihat mulai menggelar dagangannya terutama di sepanjang jalan Adi Sucipto, kemudian di jalan Durian, jalan Delima, dan di beberapa lokasi lainnya.

"Sekarang mulai banyak yang jual petasan dan kembang api, mereka ini mulai terlihat sejak pukul tiga sore dan biasanya mereka berjualan hingga pukul 10 malam. Pedagang petasan ini merupakan warga dari daerah ini dan biasanya yang dijual sekarang sisa dari tahun baru 2017 kemarin," kata Hariyadi, salah seorang pedagang petasan dan kembang api di jalan Adi Sucipto, Jumat (5/5/2017).

Para pedagang petasan ini, kata dia, selain menggelar lapak juga membawa meja ataupun gerobak, mereka menggelar barang dagangannya di pinggiran jalan atau tempat-tempat yang banyak dilalui orang. Kehadirin para pedagang petasan ini sifatnya musiman seperti pada hari raya Idul Fitri, Idul Adha, bulan puasa Ramadhan dan malam pergantian tahu baru.

Sementara itu menurut Iin (43) pedagang petasan lainnya di jalan Durian, untuk saat ini keuntungan yang diperolehnya perhari Rp50 ribu hingga Rp80ribu, namun jika sudah dekat bulan puasa nanti omzet dan keuntungan bisa mencapai Rp200 ribu per hari, dengan banyaknya warga yang membeli aneka kembang api maupun petasan.

Berdagang petasan itu, tambah dia, harus waspada karena sering ditangkap petugas ketertiban dan petugas kepolisian dan juga sering menjadi bahan cemooh orang karena dinilai dapat mengganggu ketentraman warga. Namun karena tidak ada usaha lain dirinya terpaksa berjualan petasan meski tidak secara terang-terangan.

"Tidak ada usaha lainnya, ini juga tambahan untuk biaya keluarga. Petasannya juga tidak saya pajang, yang dipajang cuma macam-macam jenis kembang api," pungkasnya.

Penulis
: Rani Sagita
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)