PEKANBARU, datariau.com - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal yang diwakili oleh Karo Rena Kombes Pol Nopi Irawan SIK MH, kembali menggelar Jumat Curhat di Wilayah Hukum Polda Riau.
Kali ini digelar di Aula Masjid Jami’ Al-Muamalah (Komplek Kajati) Jalan Rajawali Gang Muamalah, Kelurahan Harjosari Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru, Jumat (1/3/2024) pagi, sekitar pukul 09.00 Wib.
Turut hadir dalam acara tersebut, Dir Lantas Kombes Pol Taufik Lukman Nurhidayat, Dir Reskrimum Kombes Pol Asep Darmawan, Dir Resnarkoba Kombes Pol Manang Soebekti, Kabid Humas Kombes Pol Hery Murwono dan sejumlah Pejabat Polda Riau lainnya.
Di hadapan warga Karo Rena Kombes Pol Nopi Irawan menjelaskan, bahwa Program Jumat Curhat merupakan agenda rutin kepolisian yang digelar setiap Jumat. Tujuannya, menyerap aspirasi warga sehingga apapun permasalahan yang ada di tengah masyarakat bisa diselesaikan dengan baik.
“Kegiatan Jumat Curhat merupakan kegiatan rutin dengan tujuan ibadah dan bersilaturahmi dengan masyarakat, dengan kehadiran kami agar terjalin kerjama sama yg harmonis guna terciptannya situasi Kamtibmas yg terkendali,” sebutnya.
Masuk dalam sesi tanya jawab curhatan warga, diantaranya Nuryanto yang bertanya perihal maraknya terjadi pencurian menjelang bulan suci Ramadhan, kemudian warga lain juga menanyakan tentang kebisingan knalpot brong dan petasan yang bisa mengusik kekhusukan Sholat Tarawih, serta apresiasi warga terhadap pembayaran pajak kendaraan yang sudah sangat mudah.
Dalam hal marak pencurian serta kebisingan petasan menjelang bulan suci Ramadhan, Kombes Pol Asep Darmawan sebagai Dir Reskrimum menjabwab bahwa, sulitnya lapangan perkerjaan menimbulkan banyak terjadinya perkara pidana, ia berharap agar warga berkoordinasi dengan pihak polsek, untuk bagaimana meminimalisir dan mencegah terjadinya tindak pidana pencurian
“saya minta kepada Kapolsek Sukajadi agar melaksanakan patroli pada jam tertentu guna mencegah kejahatan, kemudian poskamling diaktifkan kembali sehingga meminimalisir terjadi niat para pelaku pencurian,” ujar Dirkrimum.
“Giat patroli KRYD ke mesjid juga dapat meminimalisir untuk mencegah anak-anak kita mengunakan marcon pada saat umat muslim sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih, “ tambah Kobes Asep.
Sementara itu diketahui bahwa Polda Riau sedang gencar melakukan Operasi Kegiatan Rutin Yang ditingkatkan atau KRYD setiap malam, dimulai dari 25 Februari lalu hingga 7 Maret 2024 mendatang, untuk menekan tindakan kejahatan.
Di sisi lain Dir Lantas Taufik Lukman Nurhidayat menyoroti terkait knalpot motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang biasa disebut knalpot brong, ia mengatakan sekarang sedang melaksanakan operasi keselamatan untuk meminimalisir terjadi pelanggaran lalulintas.
“Knalpot motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi identik dengan kecepatan, kita akan melakukan tindakan tegas, kami menghimbau kepada masyarakat agar patuhi peraturan lalulintas, gunakan helm SNI dan jadilah pelopor keselamatan,” sebut Taufik Lukman.
Dalam sisi akhir Jumat Curhat di tarik kesimpulan bahwa, Polda Riau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk terus melindungi masyarakat dan memberikan rasa aman, yang menjadi tugas pokok kami sebagai Polisi," tegas Karo Rena Kombes Pol Nopi Irawan mengakhiri Jmat curhat. (den)