Gawat, Limbah Medis Diduga Milik Klinik Permai Dibuang Sembarangan

datariau.com
3.729 view
Gawat, Limbah Medis Diduga Milik Klinik Permai Dibuang Sembarangan
Samsul
Limbah medis yang bercampur sampah pedagang diPajak Baru.

BAGANBATU, datariau.com - Tumpukan sampah di sekitar lokasi pakir Pajak Baru (Pasar Baru) Bagan Batu, RT01 RW04 Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir mendadak membuat heboh.

Pasalnya, di tumpukan sampah itu ditemukan limbah medis yang diduga milik Klinik Permai. Ditemukan pula kartu berobat milik seseorang pasien Klinik Permai atas nama inisial AT warga Mahato yang juga dibuang di tumpukan sampah itu.

Klinik Permai diketahui beralamat di Bagan Batu Jalan Jendral Sudirman Nomor 98, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah.

Pertama kali limbah medis itu ditemukan oleh pedagang sekitar atas nama Rojali dan Napis, limbah medis dalam kondisi bercampur bercampur sampah pedagang Pajak Baru, pada tanggal 20 Februari 2018 sekitar pukul 17.30 WIB.

Adapun sampah atau limbah medis yang ditemukan warga berupa jarum suntik bekas, botol plastik infus bekas, masker bekas, selang infus bekas, obat-obatan kadarluarsa, botol obat bekas, botol injeksi bekas dan bebera bekas kertas tanda berobat Klinik Permai Bagan Bagan Batu bersama tumpukan sampah lainya.



Atas temuan tersebut membuat masyarakat sekitar Pajak Baru Bagan Batu merasa resah dengan banyaknya sampah medis yang menumpuk di lokasi parkir Pajak Baru.

Karena merasa tergangunya kenyamanan lingkungan masyarakat dengan sampah B3 dibungan dibegitu saja, maka pada hari itu juga masyarakat setempat melaporkan kepada Ketua RT01/RW04 Kelurahan Bagan Batu Afrida, Kepala Puksemas Bagan Batu dr Josafat, dan Ketua DPC LSS Intra Win Rokan Hilir Awal Ramadhan Rambe dan Sekjen Intra Win Ria Sitiawan Nst yang membidangi taransportasi.

Kemudian pihak tersebut turun ke lapangan untuk sama-sama menyaksikan limbah medis yang ditemukan pedagang. Ketua RT yang melihat bukti-bukti di lapangan meminta agar pihak klinik bertangungjawab.



"Kami minta klinik bertangungjawab, karena sudah mencemari lingkungan masyarakat, apa lagi sampah dibuang sangat berbaya bagi masyarakat dan juga anak-anak sekitar," kata Ketua RT Afrida di lokasi limbah tersebut, Selasa (20/2/2018) lalu.

Kemudian, pada malam harinya Ketua DPC LSM Intra Win Rohil Awal Ramadhan Rambe melalui Sekjen Ria Setiawan Nst kepada Datariau.com mengatakan, bahwa malam itu dirinya langsung mendatangi Klinik Permai. Akan tetapi, salah seorang anggota perawat di Klinik Permai Bagan Batu menyebutkan bahwa pemilik klinik itu sedang keluar negeri dan tidak ada di tempat.

Selanjutnya dipertanyakan kepada perawat di Klinik Permai apakah ada salah satu pasien bernama inisial AT sebagaimana yang ditemukan kartu berobatnya di tumpukan sampah bercampur limbah medis tersebut, berobat di klinik itu, ia mengatakan bahwa benar ada pasien bernama AT dari Mahato berobat di Klinik Permai tersebut namun sudah pulang.

Merasa tak puas, Ria Setiawan mencoba menghubungi nomor seluler pemilik Klinik Permai, tak lama kemudian diangkat telpon tersebut. Namun anehnya nomor itu bisa dihubungi dengan nomor kartu AS tanpa mengunakan kode Negara.

Saat percakapan sambungan seluler itu, Ria Setiawan menanyakan kepada pemilik klinik kapan bisa bertemu untuk membicarakan masalah limbah medis di Parkiran Pajak Baru, pemilik klinik saat itu mengatakan akan pulang pada Ahad 25 Februari 2018.

Dari sambungan seluler itu juga, pemilik klinik menerangkan bahwa pekerja yang mengangkut sampah klinik orangnya baru.

Terpisah, seorang petugas kebersihan Bagan Batu yang engang namanya disebutkan mengaku diberi upah oleh pemilik Klinik Permai Bagan Batu untuk membuang sampah limbah medis di TPA perbatasan Bagan Batu.

"Biasanya saya buang dalam mobil atau naik becak, karena bocor ban becak saya, ya terpaksa saya buang di parkir Pajak Baru. Setiap bulan saya digaji Rp200 ribu untuk angkat sampah medis tersebut," akunya.

Kepala Puskesmas Bagan Batu dr Josafat mengatakan, bahwa pihaknya juga akan menemui pemilik Klinik Permai Bagan Batu.

"Ya, kita akan menemui pihak Klinik Permai agar tidak membuang sampah medis di pemukiman masyarakat lagi, karena itu dapat membahayakan bagi kesehatan masyarakat itu sendiri," katanya.

Pada Sabtu (24/2/2018) malam, tim Datariau.com mencoba melakukan konfirmasi kepada pemilik Klinik Permai Bagan Batu melalui telepon seluler, namun dia mengaku bukan pemilik klinik akan tetapi adek dari pemilik klinik tersebut.

"Saya ini adeknya, mau bapak terbitkan beritanya berulang-ulang itu nggak masalah bagi kita," pungkasnya singkat.

Penulis
: Samsul
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
Tag:klinik
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)