DATARIAU.COM - Berbekam memiliki banyak manfaat. Bahkan metode ini telah diakui dalam dunia kedokteran modern.
Bekam merupakan metode pengobatan tradisional yang cukup populer. Namun, tidak sedikit yang belum tahu tentang apa itu bekam serta manfaatnya.
Dalam artikel ini Anda akan disuguhkan informasi lengkap tentang bekam. Termasuk manfaat, proses, serta klinik bekam terstandar yang profesional. Karenanya, mari simak artikel ini hingga akhir.
Apa Itu Bekam?
Nah, sebelum menjalankannya, mari mengenal dulu apa itu bekam. Bekam atau hijamah merupakan metode pengobatan tradisional yang telah dilakukan sejak berabad-abad silam.
Hingga kini berbekam masih dilakukan di berbagai belahan dunia, terutama Timur Tengah, Asia Timur, dan Indonesia. Bahkan dunia kedokteran mulai mengakui keefektifan bekam dalam menjaga kesehatan.
Berbekam dilakukan dengan memasang cup atau ventona pada permukaan kulit di titik-titik tertentu. Kemudian diciptakan tekanan negatif dan sayatan pada kulit untuk mengeluarkan darah kotor dari tubuh melalui pori-pori.
Bekam menurut Islam merupakan salah satu pengobatan thibbun nabawi yang kerap dilakukan Rasulullah dan para sahabat.
Rasulullah sendiri menganjurkan umatnya untuk berbekam, seperti yang disampaikan Beliau dalam hadist berikut ini:
“Jika dalam suatu pengobatan yang kalian lakukan terdapat manfaat, maka manfaat itu ada pada bekam (hijamah).” HR Abu Dawud, 2104.
Hadist lainnya diriwayatkan oleh Ashim bin Umar bin Qatadah Radhiyallahu 'anhu, dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu 'anhu, bahwa Al-Muqni’ Radhiyallahu 'anhu berkata, “Aku tidak sembuh dari sakitku hingga aku berbekam. Karena aku pernah mendengar Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya di dalamnya (bekam) terkandung kesembuhan)’.” HR Ahmad, Bukhari, Muslim, dan Al Baihaqi).
Manfaat Bekam
Jika Rasulullah saja sampai sangat menganjurkan umatnya untuk berbekam, maka pasti di dalam metode pangobatan ini terkandung banyak manfaat. Mari menyimak pemaparan manfaat bekam di bawah ini.
Memperlancar sirkulasi darah
Bekam meningkatkan aliran darah di sekitar dan pada lokasi yang diobati. Selain itu, darah kotor yang keluar akan digantikan oleh darah bersih yang mengandung oksigen serta beragam nutrisi.
Meningkatkan imunitas
Berbekam juga merangsang terbentuknya sel darah putih yang bertanggung jawab atas kualitas daya tahan tubuh.
Detoksifikasi
Mengeluarkan darah kotor dari proses bekam juga merupakan proses detoksifikasi atau membuang racun dari tubuh. Proses ini akan meringankan kerja hati dan ginjal, yang merupakan organ penyaring kotoran dan racun utama.
Menghilangkan rasa nyeri
Jika Anda merasakan sakit yang konsisten atau nyeri yang terus kembali jika tidak meminum analgesik, cobalah untuk berbekam untuk menghilangkannya.
Bekam dapat meringankan nyeri pada kepala seperti migrain dan sakit kepala belakang. Juga nyeri punggung, kaki, nyeri sendi, dll. Namun tentu saja harus dilakukan oleh ahli bekam yang bersertifikat dan profesional, ya.
Mengatasi gangguan pernapasan
Saat penyedotan udara dari dalam cup yang terpasang pada kulit, seringkali angin dari dalam tubuh ikut keluar. Hal ini dapat membantu meringkankan keluhan sesak napas, sakit pada dada saat menarik napas, dll.
Bekam juga ampuh mengobati aneka gejala gangguan pernapasan. Seperti asma, batuk, pilek, hidung berair karena alergi, dll. Untuk penyakit pernapasan yang menahun, sebaiknya bekam dilakukan secara teratur dalam rentang waktu tertentu.
Mengurangi peradangan
Ternyata bekam juga dapat meregenerasi sel kulit dan mengurangi peradangan. Hal ini berhubungan dengan sirkulasi darah yang semakin lancar di area pengobatan.
Cara dan Proses Berbekam
Ternyata banyak sekali manfaat bekam untuk kesehatan. Lalu, bagaimana cara dan proses berbekam? Benarkah dibekam itu sakit? Agar tidak penasaran, mari lihat penjabaran cara berbekam berikut ini.
Proses persiapan
Sebelum berbekam, maka tempat dan alat bekam harus disterilkan terlebih dulu. Bisa dengan menyemprotkan disinfektan atau menggunakan alat sterilizer (untuk cup bekam).
Setelah itu, persiapan berlanjut pada pasien yang akan dibekam. Permukaan kulit yang akan dibekam juga disterilkan dengan kapas dan alkohol. Setelah itu diberikan sedikit minyak zaitun agar cangkir dapat meluncur lebih mudah.
Proses pembekaman
Setelah proses persiapan selesai, maka cangkir akan ditempatkan pada permukaan kulit, tepat di titik bekam yang telah ditentukan. Penentuan titik ini berdasarkan gejala penyakit yang diderita pasien.
Setelah itu dengan pompa, udara di dalam cangkir akan disedot keluar. Inilah yang disebut dengan menciptakan tekanan negatif di dalam cangkir, sehingga kulit akan terisap ke dalam cangkir dan menjadi sedikit menggelembung.
Pada proses penarikan ini, seringkali kulit akan memerah atau membiru, yang menunjukkan indikasi ‘masuk angin’. Umumnya terjadi pada pasien yang mengeluh pegal-pegal atau napas sesak temporer.
Setelah kulit tertarik, maka cangkir akan dilepas. Setelah itu dengan cauter khusus, dilakukan sayatan kecil di permukaan kulit sebagai jalan keluar darah. Lalu cangkir dipasang lagi dan kembali dipompa.
Perlahan darah akan keluar dari luka sayatan dan tertampung di dalam cangkir. Umumnya darah yang keluar berwarna kehitaman karena merupakan darah kotor. Setelah darah keluar, maka cangkir pun dilepas. Caranya mudah saja, yaitu dengan melonggarkan tepi cangkir setelah tekanan dilepas.
Perawatan pasca bekam
Pasca bekam, maka selanjutnya adalah perawatan di bekas pembekaman. Umumnya akan tersisa bekas sayatan atau bintik-bintik merah di kulit yang dibekam.
Terdapat pula bekas pola cangkir serta kulit yang berwarna kemerahan atau keunguan. Semua bekas ini adalah wajar dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari.
Nah, untuk perawatan pasca bekam yang utama adalah jangan langsung mandi. Sebaiknya tunggu 2-3 jam setelah bekam baru mandi, dengan tujuan agar pori-pori kulit normal terlebih dulu.
Saat mandi pun, jangan menggosok bekas bekam dengan sikat, shower puff, atau handuk. Gunakan sabun lembut dan saat mengeringkan cukup ditekan-tekan saja. Hal ini untuk mencegah luka bekas sayatan bekam melebar atau berdarah.
Beberapa pasien yang memiliki kulit sensitif mungkin memerlukan salep khusus atau minyak herbal untuk dioleskan ke kulit agar bekas bekam lebih cepat sembuh dan tidak meradang. Namun umumnya luka bekas bekam tidak mengganggu sama sekali.
FAQ Seputar Bekam
Ternyata bekam memang sangat bermanfaat, ya. Prosesnya pun tidak lama dan sangat aman, selama dilakukan sesuai standar oleh petugas yang ahli dan bersertifikat serta klinik bekam yang profesional.
Namun, tentunya masih ada banyak pertanyaan seputar bekam yang sering diajukan masyarakat awam. Apa sajakah pertanyaan itu? Di bawah ini adalah beberapa di antaranya, lengkap dengan jawaban.
Bolehkah Bekam Saat Puasa?
Bekam itu mengeluarkan sejumlah darah dari tubuh, sementara puasa menyebabkan seseorang kelaparan dan lemas. Lantas, apakah bekam boleh dilakukan saat puasa?
Ternyata boleh. Mayoritas ulama menyatakan bahwa bekam tidak membatalkan puasa. Kecuali orang tersebut sangat lemah sehingga dikhawatirkan akan semakin kesulitan jika dibekam.
Pendapat ini dipilih oleh Imam Abu Hanifah, Malik, Asy Syafi’i, Ibnu Mas’ud, Ibnu ‘Umar, Ibnu ‘Abbas, Anas bin Malik, Abu Sa’id Al Khudri dan sebagian ulama salaf. Selain itu, hadist Rasulullah juga menyatakan hal yang sama.
Dari Abu Sa’id Al Khudri. Beliauradhiyallahu ‘anhuberkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keringanan (rukhsoh) bagi orang yang berpuasa untuk mencium istrinya dan melakukan bekam.” (HR. Ad Daruquthni, An Nasa’i dalamAl Kubro, dan Ibnu Khuzaimah)
Bolehkah Bekam Saat Haid atau Nifas?
Nah, untuk yang satu ini, sebaiknya bekam ditunda hingga haid dan nifas selesai. Lagipula, haid dan nifas sendiri merupakan proses alami tubuh mengeluarkan darah kotor, bukan?
Usia berapa boleh dibekam?
Anak-anak maupun orang dewasa boleh dibekam. Namun, untuk anak-anak sebaiknya yang berusia di atas 5 tahun. Adapun manula, di atas usia 70 tahun tidak dianjurkan lagi untuk dibekam, kecuali kondisi fisiknya masih prima.
Klinik Bekam Pekanbaru
Setelah mengetahui apa itu bekam, apa manfaatnya serta bagaimana prosesnya, apakah Anda tertarik untuk berbekam? Jika ya, maka carilah klinik bekam terdekat yang memiliki tenaga ahli bersertifikat dengan peralatan yang sesuai standar kesehatan.

Pic: Lokasi klinik Pengobatan Hj Erna Pekanbaru
Di Pekanbaru, telah ada klinik bekam Pekanbaru yaitu Pengobatan Hj Erna Pekanbaru. Sebuah klinik thibbun nabawi dan pengobatan herbal yang beralamat di Jalan Taman Karya Nomor 9 Panam.
Klinik ini melayani pengobatan thibbun nabawi sesuai standar kesehatan Indonesia. Dengan peralatan steril dan tenaga ahli yang telah bersertifikat dan berpengalaman. Selain bekam, Pengobatan Hj. Erna Pekanbaru juga melayani ruqyah syari, khitan, konsultasi psikologi, dll.
Kabar gembira lainnya adalah klinik ini dapat melayani bekam di rumah. Hal ini tentu sangat membantu, terutama bagi pasien perempuan. Nah, jika ingin berkonsultasi, Anda dapat menghubungi nomor WhatsApp atau datang langsung ke klinik.
Jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram Pengobatan Hj Erna Pekanbaru untuk mendapat informasi seputar bekam dan pengobatan thibbun nabawi lainnya. (***)