Apa Itu Polisitemia? Definisi, Ciri-ciri, Diagnosis, dan Pengobatannya

datariau.com
2.158 view
Apa Itu Polisitemia? Definisi, Ciri-ciri, Diagnosis, dan Pengobatannya

DATARIAU.COM - Penyakit kelainan darah banyak macamnya, diantaranya polisitemia vera. Kondisi ini tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan dengan pengobatan yang tepat.

Kita mengenal berbagai jenis gangguan kesehatan terkait dengan kelainan darah. Salah satunya adalah polisitemia vera.

Kondisi ini dapat dialami mereka yang berusia paruh baya, di sekitar usia 50-75 tahun. Penyakit ini unik, karena tidak diturunkan melalui orang tua seperti kelainan darah pada umumnya.

Penderitanya pun lebih banyak laki-laki, dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Karenanya, mari mengenal lebih dekat apa itu polisitemia dan bagaimana thibbun nabawi dapat membantu mengatasinya.

Anda juga dapat memperoleh informasi mengenai tempat pengobatan polisitemia yang tepat melalui metode thibbun nabawi, di akhir artikel nanti.

Karenanya, mari simak informasi ini hingga selesai.

Polisitemia Adalah


Polisitemia adalah kondisi dimana tubuh seseorang memproduksi terlalu banyak sel darah merah. Polisitemia vera menyebabkan sel darah merah menjadi terlalu ganas saat diproduksi di sumsum tulang belakang.

Kelainan darah ini menyebabkan seseorang rentan mengalami pengentalan darah, yang berisiko terhadap keselamatan jiwanya.
Darah yang terlalu kental dapat mengakiatkan berbagai masalah kardiovaskular seperti stroke, penyumbatan pembuluh darah, dan serangan jantung.

Polisitemia vera termasuk kategori kanker darah dalam grup myeloproliferative. Penyebabnya adalah mutasi gen sehingga sumsum tulang belakang memproduksi terlalu banyak sel darah merah atau trombosit.

Hingga kini belum diketahui penyebab utama mutasi gen ini.

Polisitemia vera adalah kondisi kelainan yang tidak dapat disembuhkan. Tetapi perawatan yang tepat dapat mengendalikannya sehingga tidak mengancam keselamatan.

Ciri-ciri Polisitemia


Nah, setelah memahami apa itu polisitemia vera, maka kini mari mengenal gejala dan ciri-cirinya.

Polisitemia biasanya muncul di usia menjelang 50 tahun dan setelahnya. Penyakit ini bukan keturunan seperti kelainan darah pada umumnya, sehingga tidak bisa dideteksi sejak dini.

Namun ada beberapa gejala atau ciri-ciri polisitemia yang dirasakan penderitanya, yaitu:

● Sakit kepala dengan nyeri hebat, terkadang pusing atau berkunang-kunang

● Tubuh terasa lemah dan letih

● Pandangan buram

● Berkeringat sangat banyak, dan mengalami gatal-gatal pada kulit terutama setelah mandi

● Nyeri dan bengkak pada sendi, umumnya di jari kaki

● Sesak napas, kesemutan, tangan dan kaki terasa panas dan lemah

● Demam tinggi

● Perut terasa begah dan kembung. Hal ini karena limpa membesar

● Terjadi memar tiba-tiba pada kulit

● Berat badan menurun drastis

Gejala polisitemia ini dapat berlangsung bertahun-tahun tanpa disadari. Terlebih beberapa di antaranya mirip dengan gejala penyakit lain.

Bila gejala yang timbul terus berulang dan tidak sembuh padahal Anda telah berobat ke dokter, maka mintalah untuk melakukan tes darah. Melalui tes tersebut dokter akan lebih mudah mengetahui apakah Anda terkena polisitemia atau penyakit lain.

Diagnosis Polisitemia


Jika beberapa atau seluruh gejala polisitemia di atas Anda rasakan, saatnya memeriksakan diri ke dokter. Untuk menegakkan diagnosis polisitemia, dokter akan menjalankan beberapa tes, yaitu:

● Pemeriksaan fisik untuk mengonfirmasi gejala yang dirasakan pasien

● Pemeriksaan penunjang, yaitu pemeriksaan darah di laboratorium. Meliputi pemeriksaan peningkatan Hb, persentase sel darah merah, dan hormon eritropoetin

● Biopsi sumsum tulang belakang dan pemeriksaan gen untuk mengetahui apakah terjadi mutasi gen yang menyebabkan polisitemia vera

Pengobatan Polisitemia


Walaupun tidak dapat disembuhkan, pasien polisitemia tetap menjalani pengobatan untuk mengurangi jumlah sel darah merah yang berada di dalam tubuhnya.

Pengurangan sel darah ini akan menurunkan risiko komplikasi. Selain itu pasien juga akan diminta melakukan pengaturan pola makan dan gaya hidup. Karena polisitemia masuk kategori kanker, maka metabolisme tubuh harus diperbaiki untuk melawannya.

Langkah medis yang diambil dokter dalam pengobatan polisitemia adalah:

● Memberikan analgesik dosis rendah untuk mengurangi rasa sakit

● Memberikan obat untuk menurunkan kemampuan sumsum tulang belakang dalam memproduksi sel darah

● Terapi dan obat-obatan untuk menghilangkan gatal

● Pengambilan darah melalui pembuluh vena

● Kemoterapi

Pasien polisitemia juga sangat dianjurkan untuk minum banyak air putih untuk mencegah kekentalan darah semakin parah. Air putih yang cukup juga membantu mengeluarkan zat sisa dari obat-obatan dokter agar tidak membebani hati dan ginjal.

Pasien juga dianjurkan untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di bawah sinar matahari, menghindari minuman berkafein dan makanan tinggi zat besi.

Untuk olahraga, sebaiknya diskukan dulu dengan dokter dan mencoba jenis olahraga ringan hingga sedang. Pasien juga dianjurkan untuk menghindari daerah bertekanan rendah dan bersuhu dingin, misalnya daerah pegunungan.

Pengobatan Alternatif Polisitemia Melalui Herbal dan Thibbun Nabawi


Kini Anda telah mengetahui apa itu polisitemia vera, bagaimana gejala dan cirinya, serta metode pengobatannya secar medis.

Lantas, jika tidak dapat disembuhkan, dapatkan pasien melakukan pengobatan herbal dan thibbun nabawi untuk mengendalikan penyakit ini?

Jawabannya adalah ya. Ada metode thibbun nabawi untuk pengobatan alternatif polisitemia. Penanganan utama polisitemia adalah dengan mengeluarkan darah yang berlebih melalui pembuluh darah vena.

Nah, langkah ini dapat dilakukan melalui metode bekam. Bekam adalah metode pengobatan thibbun nabawi dengan cara mengeluarkan darah dari sayatan lokal pada kulit.

Bekam dilakukan dengan alat khusus yang disterilkan terlebih dulu, sehingga terjamin kebersihannya. Selain berbekam, pasien polisitemia juga dapat mengonsumsi suplemen selama bukan suplemen zat besi.

Melakukan bekam secara teratur diiringi dengan pengaturan pola makan dan berolahraga akan sangat membantu pengendalian polisitemia.

Pengobatan Polisitemia dan Klinik Bekam Terpercaya


Berbekam merupakan alternatif pengobatan yang ampuh mengatasi berbagai macam penyakit. Metode ini juga dianjurkan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam.



Agar metode ini berhasil, harus dilakukan oleh orang yang ahli, dan alat-alat yang steril. Sehingga terhindar dari kontaminasi bakteri.

Selain itu, klinik bekam sebaiknya juga telah memiliki izin resmi, sehingga keamanan dan keselamatan pasien lebih terjamin.

Nah, untuk Anda yang berada di Pekanbaru dan ingin menjalani bekam sebagai pengobatan alternatif polisitemia, jangan khawatir. Karena ada Rumah Sehat Hj Erna yang beralamat di Jalan Taman Karya Panam.

Pengobatan Hj Erna Pekanbaru adalah klinik thibbun nabawi dan pengobatan herbal yang telah terakreditasi dan memiliki izin resmi.

Di klinik ini setiap pasien akan dilayani secara paripurna dengan melihat diagnosa penyakit dan gejala yang dihadapinya.

Selain melayani bekam, Pengobatan Hj Erna juga melayani terapi gurah, ruqyah, serta konseling dan terapi untuk remaja. Setiap terapi dan pengobatan dapat dilakukan di klinik maupun di rumah, sehingga kenyamanan pasien tetap terjaga.

Jika Anda atau keluarga ingin berkonsultasi terlebih dulu juga bisa. Konsultasi dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp, telepon ke 0812-6806-3148, atau datang langsung ke klinik.

Anda juga dapat mengikuti akun Instagram Pengobatan Hj Erna dan berkomunikasi dengan admin melalui Direct Message.

Dengan pengobatan alternatif yang tepat diiringi pola hidup sehat dan dukungan medis, Insya Allah polisitemia vera dapat dikendalikan dan tidak bertambah parah. (***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)