Ditemukan Alat Berat Diduga Milik Pemerintah Sedang Mengerjakan Lahan SPBU di Inhil

datariau.com
2.154 view
Ditemukan Alat Berat Diduga Milik Pemerintah Sedang Mengerjakan Lahan SPBU di Inhil
Heri
Alat berat yang diduga milik pemerintah sedang bekerja membangun SPBU.

INHIL, datariau.com - Alat berat jenis excavator diduga milik pemerintah yang merupakan bantuan Dinas Perkebunan Provinsi Riau untuk Desa Bayas Jaya kecamatan Kempas Jaya kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh salah seorang oknum Anggota DPRD untuk pembangunan SPBU.

Berdasarkan keterangan seorang warga, excavator yang digunakan untuk pembangunan SPBU di Desa Bayas Jaya kecamatan Kempas Jaya adalah bantuan dari Pemprov Riau untuk masyarakat.

"SPBU tersebut adalah milik salah seorang Anggota DPRD inisial AG," sebut warga tersebut kepada datariau.com saat ditemui di lokasi proyek pembangunan SPBU tersebut.

Sementara itu, Camat Kempas Jaya R Arliansyah saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, bahwa pada bulan Desember 2016 Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas Jaya mendapatkan bantuan 1 unit alat berat untuk kelompok tani.

Dijelaskan, alat berat tersebut berjenis excavator yang merupakan bantuan dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau untuk salah satu kelompok tani di kecamatan Kempas Jaya.

Saat disinggung mengenai alat berat tersebut diduga digunakan untuk pembangunan SPBU di Desa Bayas Jaya milik oknum Anggota DPRD, camat mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

"Saya tidak tahu jika alat tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, nanti akan saya cari tahu terkait hal tersebut," ujarnya.

Camat juga menjelaskan bahwa dirinya ikut menandatangani berita acara serah terima alat berat tersebut pada bulan Desember 2016 yang lalu, namun dirinya lupa Poktan mana yang menerima alat berat tersebut.

Sampai berita ini dimuat, tim datariau.com masih berusaha mengkonfirmasi pihak oknum Anggota DPRD yang memiliki SPBU tersebut serta kebenaran bahwa alat berat itu merupakan milik pemerintah.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)