Distankan Inhu Tinjau Kebun Sawit Warga yang Rusak

datariau.com
2.133 view
Distankan Inhu Tinjau Kebun Sawit Warga yang Rusak
Heri

RENGAT, datariau.com - Diduga akibat replanting yang dilakukan oleh PT Inecda mengakibatkan kebun kelapa sawit milik warga terserang kumbang tanduk (Oryctes) yang mengakibatkan pupus kelapa sawit rusak dan mati.

Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menurunkan Tim ke Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat, Jum'at (18/8/2017) untuk memastikan penyebab hama yang menyerang kebun sawit warga.

Tim ini diturunkan sehubungan dengan adanya laporan masyarakat terkait serangan hama Kumbang Tanduk (Oryctes) yang menyebabkan ratusan hektare kebun milik warga terancam mati.

Plt Kepala Distankan Inhu R Widodo ketika dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Distankan Inhu Dedi Dianto, membenarkan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim terkait hal tersebut.

Saat ditemui di ruangan kerjanya, Dedi mengatakan bahwa guna mengindentifikasi serangan hama tersebut pihaknya sudah menurunkan tim. "Hal ini guna mencari tahu apa yang menyebabkan kebun masyarakat diserang hama kumbang tanduk tersebut. Selain melakukan identifikasi terhadap kebun masyarakat kita juga melakukan identifikasi terhadap kebun milik PT Inecda Plantation yang sedang dilakukan replanting," terangnya.

Dalam upaya masyarakat menangani hama kumbang tanduk (oryctes), masyarakat desa Tani Makmur membuat surat ke Distankan Inhu agar turun juga walau agak terlambat. Menurunkan Bajarudin selaku Kepsek Produksi dan Sri Wahyu Harianto selaku Kepsek Perlindungan beserta dua staf ahli.

Sementara dari pihak Managemen PT Inecda turun Kamdiselaku senior menejer didampingi Nindar selaku askep dan Joko Dwiyono selaku humas PT Inecda dan juga dua staf lainnya. Dari masyarakat turut hadir perangkat desa dan masyarakat yang menjadi korban hama kumbang tanduk. Masyarakat berserta perangkat desa langsung mengajak Distankan Inhu meninjau kebun-kebun yang rusak terserang hama tersebut.

Sri Wahyu Harianto saat dikonfirmasi di lapangan mengatakan, pihaknya agendakan dan proses sesuai apa yang ada dan akan dilaporkan ke pimpinan dan akan diteruskan ke Bupati Inhu Yopi Arianto.

Sementara itu salah seorang warga mengatakan, atas kejadian ini PT Inecda jangan tutup mata. "Apa tidak melihat kebun sawit kami rusak dan terancam mati. Kalau pihak PT tidak mau mengganti kami warga Desa Tani Makmur dan Desa lainnya akan buat aksi demo ke PT," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)